Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Resmikan Pura di Lapas Luwuk, Kakanwil Ditjenpas Sulteng Tekankan Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Mugni Supardi • Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:00 WIB
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, saat meresmikan Pura “Maitri Santhi” di Lapas Kelas IIB Luwuk, Rabu (11/2/2026).
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, saat meresmikan Pura “Maitri Santhi” di Lapas Kelas IIB Luwuk, Rabu (11/2/2026).

RADAR PALU - Sistem pemasyarakatan tak lagi sekadar menjalankan fungsi penghukuman, tetapi juga memastikan proses pembinaan berjalan utuh dan humanis.

Komitmen itu ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, saat meresmikan Pura “Maitri Santhi” di Lapas Kelas IIB Luwuk, Rabu (11/2/2026).

Peresmian rumah ibadah bagi warga binaan beragama Hindu tersebut menjadi simbol pemenuhan hak beragama sekaligus penguatan pembinaan kepribadian di lingkungan pemasyarakatan.

“Keberadaan rumah ibadah ini merupakan wujud komitmen pemasyarakatan dalam menjamin kebebasan beragama sekaligus menghadirkan ruang pembinaan spiritual yang menumbuhkan kedamaian, kesadaran diri, dan semangat perubahan bagi warga binaan,” ujar Bagus.

Menurutnya, pendekatan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta pengendalian diri warga binaan sebagai bekal reintegrasi sosial.

“Pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan harus terus diperkuat agar warga binaan memiliki kesadaran diri, pengendalian emosi, serta tekad menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” tegasnya.

Pura yang bermakna “persahabatan dan kedamaian” tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan batin yang memperkuat nilai toleransi dan harmoni.

Bagus menambahkan, peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Kanwil Ditjenpas Sulteng menghadirkan sistem pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada perubahan menyeluruh, bukan sekadar pembinaan kemandirian, tetapi juga penguatan moral dan spiritual.(*)

Editor : Mugni Supardi
#Pemasyarakatan humanis #Bagus Kurniawan Ditjenpas Sulteng #Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah #Hak beragama narapidana #Lapas Luwuk #Pura Maitri Santhi #Pembinaan spiritual warga binaan