Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Banjir Rendam 35 Rumah di Morut, Jembatan Trans Sulawesi Terputus

Muhammad Awaludin • Rabu, 11 Februari 2026 | 08:57 WIB
Kondisi rumah warga Desa Lee, Morowali Utara, yang terendam banjir setinggi 20–50 sentimeter akibat luapan sungai, Selasa malam (10/2/2026).
Kondisi rumah warga Desa Lee, Morowali Utara, yang terendam banjir setinggi 20–50 sentimeter akibat luapan sungai, Selasa malam (10/2/2026).

RADAR PALU - Hujan deras disertai angin kencang membuat Sungai di Desa Lee, Kecamatan Mori Atas, Morowali Utara meluap, Selasa malam (10/2/2026). Air masuk ke permukiman warga sejak pukul 20.00 WITA.

Sekitar 35 rumah dilaporkan tergenang dengan ketinggian air 20 hingga 50 sentimeter. Aktivitas warga sempat lumpuh.

 

 

 

Banjir terjadi hingga dini hari, sekitar pukul 02.00 WITA. Air merendam perabotan rumah tangga dan meninggalkan lumpur di sejumlah titik. 

Data sementara dari pemerintah desa mencatat puluhan rumah terdampak. Sejumlah barang elektronik seperti televisi, kulkas, dan mesin cuci dilaporkan rusak akibat terendam.

Beberapa hewan ternak warga juga ditemukan mati atau hanyut terbawa arus.

Dampak paling signifikan terjadi pada infrastruktur. Jembatan penghubung Desa Lee dan Saemba dilaporkan terputus. Jalur tersebut merupakan bagian dari Trans Sulawesi yang menghubungkan wilayah sekitar. 

Satu jembatan lainnya mengalami keretakan memanjang dan belum dapat dilalui secara normal.

Kepala Desa Lee, Trisno Putrawan Dumpele, menyebut air kini sudah berangsur surut. Namun warga masih melakukan pembersihan sisa lumpur di dalam rumah.

Pendataan kerugian masih dilakukan. Pemerintah desa berharap ada dukungan untuk pemulihan pascabanjir, terutama perbaikan akses dan bantuan bagi warga terdampak.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Jembatan Trans Sulawesi putus #Banjir Sulawesi Tengah #Banjir Morowali Utara #Hujan deras Morut #Radar Palu #Desa Lee Mori Atas