Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BMKG mencatat 67 hotspot di Sulawesi Tengah.

Mugni Supardi • Rabu, 4 Februari 2026 | 10:07 WIB
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sulawesi Tengah kian menguat
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sulawesi Tengah kian menguat

RADAR PALU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sulawesi Tengah kian menguat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat puluhan titik panas (hotspot) tersebar di sejumlah wilayah Sulteng, seiring kondisi cuaca kering dan minim curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan Peta Sebaran Titik Panas BMKG yang diolah dari satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, dan NOAA-20, hingga 3 Februari 2026 pukul 00.23 WIB atau 01.24 WITA terdeteksi 67 hotspot di Sulawesi Tengah. Rinciannya, 62 titik berkategori kepercayaan sedang dan 5 titik berkategori kepercayaan rendah.

Sebaran hotspot tampak terkonsentrasi di sejumlah wilayah, khususnya bagian timur dan pesisir Sulawesi Tengah, yang dalam beberapa waktu terakhir juga dilaporkan mengalami kekeringan lahan pertanian.

Kondisi tersebut meningkatkan potensi kebakaran, terutama di area semak belukar, lahan terbuka, dan perkebunan.

BMKG menegaskan bahwa kemunculan hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang menjadi indikasi awal aktivitas kebakaran lahan, meski masih memerlukan verifikasi lapangan.

Namun demikian, kombinasi cuaca kering, suhu udara relatif tinggi, dan rendahnya kelembapan menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api jika terjadi kebakaran.

Seiring meningkatnya potensi karhutla, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebelumnya juga telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan.

Gubernur Sulawesi Tengah Dr Anwar Hafid meminta masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta berperan aktif dalam pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing.

“Dalam kondisi kering seperti sekarang, satu titik api bisa cepat meluas. Peran masyarakat sangat penting untuk mencegah karhutla,” demikian imbauan yang disampaikan melalui BPBD.

BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD kabupaten/kota terus melakukan pemantauan intensif terhadap wilayah rawan kebakaran, sekaligus menyiagakan personel dan peralatan guna merespons cepat jika terjadi karhutla.

BMKG juga mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah agar meningkatkan kewaspadaan, memantau informasi cuaca terkini, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap di wilayah sekitar.(*)

Editor : Mugni Supardi
#bmkg karhutla #hotspot Sulawesi Tengah #cuaca kering sulawesi tengah #titik panas sulteng #hotspot parigi moutong #kebakaran hutan dan lahan #potensi karhutla sulteng #peta hotspot bmkg