Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Satu Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Parigi Moutong, BMKG Beberkan Analisis Cuaca

Mugni Supardi • Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:18 WIB
BMKG melalui sistem peringatan dini MEWS Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada 31 Januari 2026.
BMKG melalui sistem peringatan dini MEWS Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada 31 Januari 2026.

RADAR PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu buka suara terkait kejadian angin kencang yang melanda Kelurahan Maesa, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (31/1/2026).

Sebelumnya dari data BPBD Sulteng, peristiwa cuaca ekstrem tersebut menyebabkan satu unit rumah warga rusak dan satu keluarga terpaksa mengungsi. Angin kencang diketahui terjadi sekitar pukul 12.00 WITA.

Berdasarkan analisis cuaca sementara, kejadian ini dipicu oleh keberadaan awan konvektif yang berkembang di wilayah Sulawesi Tengah dan berpotensi menimbulkan downdraft atau hembusan angin kencang secara tiba-tiba, khususnya di Parigi Moutong.

Selain itu, BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu juga mendeteksi adanya pengaruh Gelombang Kelvin yang mendukung proses pembentukan awan konvektif.

Ditambah lagi, anomali suhu muka laut di perairan Sulawesi Tengah berkisar antara minus 2,0 hingga 2,5 derajat Celsius, yang mengindikasikan adanya potensi peningkatan penguapan dan suplai uap air ke atmosfer.

BMKG melalui sistem peringatan dini MEWS Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu sebenarnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada 31 Januari 2026 pukul 11.56 hingga 15.00 WITA.

Informasi tersebut telah didiseminasikan kepada berbagai pihak, termasuk BPBD, TNI-Polri, dan kanal informasi publik BMKG di Sulawesi Tengah.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga puting beliung, terutama di wilayah rawan.

Masyarakat diminta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG, media sosial @cuacasulteng, aplikasi Info BMKG, call center 196, atau kantor BMKG terdekat.(*)

 

Editor : Mugni Supardi
#penyebab angin kencang #Cuaca ekstrem Sulawesi Tengah #Bencana hidrometeorologi #BMKG Sulteng #BMKG angin kencang Parigi Moutong #Gelombang Kelvin