RADAR PALU – Pesawat Lion Air JT-780 rute Makassar (UPG)–Palu (PLW) gagal mendarat saat pendekatan akhir di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Jumat (30/1/2026) malam.
Berdasarkan data Flightradar24, pesawat jenis Boeing 737-8GP dengan registrasi PK-LOJ tercatat sudah berada di ketinggian sekitar 400 kaki saat melintas di atas landasan pacu Bandara.
Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pada saat pesawat mendekati bandara memang terdapat pergerakan awan konvektif di sekitar wilayah bandara yang berpotensi meningkatkan kecepatan dan arah angin di sekitar landasan pacu.
“Hingga saat ini terdapat pergerakan awan konvektif di sekitar wilayah bandara yang berpotensi meningkatkan angin di sekitar landasan,” demikian keterangan BMKG.
Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap keselamatan pendaratan pesawat, sehingga pilot memutuskan melakukan go around.
Setelah manuver tersebut, pesawat Lion Air JT-780 tidak kembali melakukan pendekatan ke Palu dan memilih divert ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan.
Pesawat Lion Air JT-780 berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dengan jadwal keberangkatan 15.35 Wita, namun realisasi keberangkatan tercatat mundur dan baru lepas landas sekitar 20.52 Wita.
Dan estimasi tiba di Bandara Internasional Mutiara Sis Al Jufri Palu pukul 22.06 Wita. Sementara dari laporan BMKG pertumbuhan awan konvektif masih sedang berlangsung hingga pukul 22.23 Wita.
Dari data yang ada, burung besi tersebut mendarat di Bandara Sepinggan, Balikpapan pada pukul 22.40 Wita.(acm)
Editor : Mugni Supardi