Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Angka Stunting di Sigi Turun Drastis hingga 11,55 Persen, Wakil Bupati Tekankan Kolaborasi Semua Pihak

Muchsin Siradjudin • Selasa, 27 Januari 2026 | 16:32 WIB

 

 

 

Samuel Yansen Pongi (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
Samuel Yansen Pongi (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mencatat penurunan signifikan angka stunting pada 2025 menjadi 11,55 persen. Capaian tersebut berada di bawah target nasional sebesar 14 persen.

Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Yansen Pongi, mengatakan penurunan itu membuat posisi Kabupaten Sigi dalam peringkat stunting di Sulawesi Tengah membaik, dari sebelumnya peringkat ke-12 kini menjadi peringkat ke-9.

“Kabupaten Sigi ada penurunan kasus stunting, itu sebabnya stunting di Sigi posisinya dari peringkat ke-12 menjadi ke-9 di Sulawesi Tengah,” ujar Samuel Senin (26/1/2025).

Ia menegaskan bahwa upaya penurunan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar kasus stunting di daerah tersebut terus ditekan hingga nol kasus.

“Harapannya perlu adanya pembaruan data yang akurat terkait stunting serta kerja sama antara pemerintah daerah dengan Tim Penggerak PKK, camat, pemerintah desa, TNI, dan Polri dalam menuntaskan kasus stunting,” ucapnya.

Menurut Samuel, keberhasilan tersebut juga menjauhkan Kabupaten Sigi dari daerah dengan angka stunting tertinggi di Sulawesi Tengah.

Ia pun mengajak masyarakat, khususnya ibu hamil, untuk lebih aktif memanfaatkan layanan posyandu.

“Ke depan masyarakat bisa lebih aktif ke posyandu, baik ibu hamil maupun anak yang berisiko stunting, sebagai bentuk pencegahan kasus stunting di Sigi,” sebutnya.

Ia juga mengungkapkan tren penurunan kasus stunting di Kabupaten Sigi dalam beberapa tahun terakhir. Pada periode 2021 hingga 2023, angka stunting terus menurun.

Namun, pada 2024 sempat terjadi kenaikan sebesar 6,6 persen, dari 26,4 persen menjadi 33 persen.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, pada 2025 angka stunting kembali turun drastis sebesar 21,45 persen, dari 33 persen menjadi 11,55 persen.(gel)

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Membutuhkan kolaborasi #Menurun drastis #Mengajak masyarakat #Penurunan stunting