Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Masyarakat Sulteng Makin Melek Digital! Skor IMDI 2025 Naik, Ini Daerah Paling Unggul

Annisa Tri Yusnida • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:59 WIB
Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik)
Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik)

RADAR PALU— Tingkat kematangan digital masyarakat Sulawesi Tengah menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari capaian Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tahun 2025 yang mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

IMDI merupakan instrumen nasional yang digunakan untuk mengukur sejauh mana masyarakat memanfaatkan teknologi digital secara efektif. Penilaian ini mencakup empat aspek utama, yakni akses infrastruktur, literasi digital, pemanfaatan teknologi, serta dampak digital terhadap kehidupan sosial dan ekonomi. 

 

 

 

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama, menjelaskan bahwa IMDI menjadi indikator penting untuk membaca kesiapan masyarakat menghadapi era transformasi digital. 

“IMDI ini memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat kematangan digital masyarakat, mulai dari akses, literasi, penggunaan, hingga dampaknya,” ujar Wahyu saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/1/2026). 

Penilaian IMDI dilakukan oleh Komdigi di seluruh Indonesia, mencakup 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota. Untuk Sulawesi Tengah, hasil tahun 2025 menunjukkan adanya peningkatan skor secara konsisten.

“Tahun 2024 skor IMDI Sulawesi Tengah berada di angka 43,82. Di tahun 2025 meningkat menjadi 44,01 atau naik 0,19 poin,” jelas Wahyu. 

Meski kenaikannya tergolong moderat, tren ini dinilai mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital di tengah masyarakat.

“Kenaikan ini cukup stabil dan menunjukkan bahwa program literasi digital serta pembangunan infrastruktur berjalan sesuai perencanaan,” tambahnya. 

Wahyu merinci bahwa empat pilar utama menjadi dasar penilaian IMDI, yaitu Infrastruktur dan Ekosistem, Literasi Digital, Pemberdayaan, serta Pekerjaan. Keempat pilar tersebut menjadi tolok ukur utama dalam melihat kesiapan masyarakat menghadapi ekonomi dan layanan berbasis digital.

Dari total 12 kabupaten dan 1 kota di Sulawesi Tengah, capaian skor IMDI tertinggi diraih Kabupaten Morowali, disusul Kota Palu di posisi berikutnya. Namun demikian, Wahyu mengakui masih terdapat daerah yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

“Masih ada tiga kabupaten yang skornya berada di bawah 40, yaitu Kabupaten Tojo Una-Una, Banggai Kepulauan, dan Poso. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” ungkapnya. 

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Diskominfo Sulawesi Tengah berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor pada tahun 2026. Kerja sama akan melibatkan BPSDM Komdigi, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

“Kami akan fokus meningkatkan empat pilar IMDI melalui kolaborasi lintas sektor sebagai komponen pengungkit utama pencapaian indeks digital ke depan,” tandas Wahyu.

Dengan langkah tersebut, Pemprov Sulawesi Tengah menargetkan peningkatan kualitas literasi dan pemanfaatan digital yang lebih merata, sekaligus mempersempit kesenjangan digital antarwilayah.***

Editor : Muhammad Awaludin
#transformasi digital Sulteng #IMDI Sulawesi Tengah #Radar Palu #literasi digital masyarakat #Diskominfo Sulteng #Indeks Digital Indonesia