RADAR PALU – Implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Asta Cita, mulai merambah ke pelosok desa. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara resmi diluncurkan (launching) di Desa Lakatan dan Desa Tinigi, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Kamis (22/1/2026).
Acara peresmian yang dipusatkan di SPPG 02 Lakatan ini, dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, perwakilan yayasan, hingga tokoh masyarakat. Bupati Tolitoli yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Rustam Rewa, hadir untuk membuka launching secara resmi.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Rustam Rewa, Bupati Tolitoli Amran Yahya, menyatakan apresiasi yang mendalam terhadap pelaksanaan program MBG di wilayahnya. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara penyelenggara dan pemerintah daerah.
"Pemerintah daerah menyambut baik program Makan Bergizi Gratis ini. Kami berharap jika terdapat kendala di lapangan, segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi bersama," ujar Rustam Rewa.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap penyajian makanan serta standarisasi gizi, agar kualitas SDM di Tolitoli meningkat.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Tolitoli, Fauzy, dalam keterangannya menyebutkan bahwa saat ini cakupan program MBG di Kabupaten Tolitoli belum sepenuhnya merata ke seluruh wilayah.
"Saat ini program MBG sudah berjalan di kurang lebih 8 kecamatan dari total 10 kecamatan yang ada di Tolitoli," ungkap Fauzy.
Lanjut Fauzy, pihaknya akan terus melakukan evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan program di tahun 2025, dan berupaya untuk memperbaiki kekurangan dan kendala yang terjadi, agar pelayanan di tahun 2026, jauh lebih baik lagi.
Hingga saat ini, BGN Tolitoli mencatat kurang lebih 23.000 penerima manfaat yang telah terdata, dengan didukung oleh 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi secara aktif.
Khusus untuk wilayah peluncuran Desa Lakatan dan Tinigi, berdasarkan data dari Yayasan Dhamma Metta Nusantara, terdapat 12 sekolah penerima manfaat dengan total 1.691 orang (1.231 murid dan 460 guru).
Desa Lakatan terdiri dari, SDN 1 Lakatan (91) siswa, SDN 2 Lakatan (160), SDN 4 Lakatan (109), MIS DDI Singga (95), MTS DDI Singga (108), SMP 2 Galang (179), dan MA DDI Lakatan (120).
Desa Tinigi terdiri dari, SDN 1 Tinigi (131), SDN 2 Tinigi (257), SDN 4 Tinigi (146), MTs DDI Tinigi (218), dan SMP Insan Madani Tinigi (77).
Untuk diketahui, launching MBG Desa Lakatan dan Tinigi dihadiri pula perwakilan Yayasan Dhamma Metta Nusantara, Carolina, Ketua Yayasan, Leonardo, anggota DPRD Tolitoli Suci Amika, Camat Galang Agus Salim, Kepala Desa (Kades) Lakatan, Sadli, anggota Forkopimda, serta para guru dan orang tua murid.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin