Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pulang sebagai Komandan: Kisah Putra Donggala Ali Wardhana Kembali Mengabdi di Lanal Palu

Taswin • Rabu, 21 Januari 2026 | 16:35 WIB
Letkol Marinir M Ali Wardhana, putra asli Sulawesi Tengah, resmi menjabat Danlanal Palu dan kembali mengabdi di tanah kelahirannya.
Letkol Marinir M Ali Wardhana, putra asli Sulawesi Tengah, resmi menjabat Danlanal Palu dan kembali mengabdi di tanah kelahirannya.

RADAR PALU – Tak semua orang diberi kesempatan pulang ke tanah kelahirannya dengan amanah besar. Letkol Marinir M Ali Wardhana adalah salah satunya. Putra asli Kabupaten Donggala itu kini kembali ke Sulawesi Tengah, bukan sekadar pulang kampung, tetapi mengemban tanggung jawab sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu.

Rabu (21/1/2026) menjadi hari yang emosional dalam perjalanan hidup Ali Wardhana. Pria kelahiran 15 Oktober 1980 ini resmi menjabat Danlanal Palu, hanya sekitar 25 kilometer dari tempat ia dilahirkan dan dibesarkan. Dari tanah inilah mimpi besar itu dulu tumbuh.

“Saya sangat terhormat dan bangga atas kepercayaan pimpinan TNI kepada saya,” ujar Ali Wardhana, suaranya tenang, namun sarat makna. 

Ali bukan sosok yang lahir dari pusat kekuasaan. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah sepenuhnya di daerah, dari Donggala hingga Palu. Ia sempat mondok di pesantren Kawatuna, lalu menamatkan SMA di Donggala. Bahkan sebelum mengenakan seragam loreng, Ali pernah duduk di bangku Universitas Tadulako, Jurusan Teknik Arsitektur—kampus kebanggaan Sulawesi Tengah.

Tahun 1999 menjadi titik balik hidupnya. Ali diterima sebagai taruna TNI Angkatan Laut, dan saat itu ia tercatat sebagai satu-satunya putra Sulawesi Tengah yang lolos. Di tengah persaingan nasional, ia membuktikan diri mampu berdiri sejajar, bahkan berprestasi, dengan meraih penghargaan Trisakti Wiratama.

Puluhan tahun kemudian, perjalanan panjang itu membawanya kembali ke rumah.

Sebagai Danlanal Palu, Ali Wardhana menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan capaian pejabat sebelumnya, demi keamanan laut dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Apa yang telah dikerjakan sebelumnya tentu akan kami lanjutkan dan tingkatkan,” katanya. 

Bagi Ali, tugas ini bukan sekadar jabatan. Ini adalah bentuk pengabdian. Ia menyadari betul pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

“Saya senantiasa mengharapkan petunjuk dari Gubernur Sulawesi Tengah untuk melaksanakan tugas demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Sebelum kembali ke Palu, Ali Wardhana bertugas sebagai Komandan Satuan Pengamanan dan Pengawalan (Satpamwal) Mabes TNI, satuan elit yang bertanggung jawab langsung atas pengamanan Panglima TNI dan pejabat utama TNI lintas matra. Pengalaman strategis di pusat itulah yang kini dibawanya pulang ke daerah.

Dalam momen serah terima jabatan, Ali juga menyampaikan doa dan apresiasi kepada pejabat sebelumnya, Kolonel Laut (P) Marthinus Sir, yang akan melanjutkan pendidikan.

Kini, laut Sulawesi Tengah berada dalam genggaman seorang anak daerah. Dari Donggala ke Mabes TNI, lalu kembali ke Palu. Sebuah perjalanan yang membuktikan bahwa anak daerah bisa pulang bukan hanya membawa nama, tetapi juga tanggung jawab besar untuk negeri.***

 

Editor : Muhammad Awaludin
#Ali Wardhana #Radar Palu #TNI AL #Danlanal Palu #Putra Donggala #Laut Sulteng