Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bertahan di Rompon, Nelayan Parigi Moutong Dilaporkan Hilang

Mugni Supardi • Rabu, 21 Januari 2026 | 10:43 WIB
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan belum kembali.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan belum kembali.

RADAR PALU - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan belum kembali dari melaut di perairan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Korban diketahui bernama Syamun (36). Informasi kejadian pertama kali diterima Basarnas Palu dari pihak keluarga korban pada Rabu (21/1/2026) pukul 09.08 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Muh Rizal menjelaskan, peristiwa bermula pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 17.00 Wita, saat korban bersama beberapa rekannya berangkat memancing di perairan Desa Bantaya.

Namun karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat, rekan-rekan korban memutuskan kembali ke daratan.

“Sementara korban memilih bertahan dan berlindung di rompon. Hingga kini korban belum kembali, dan upaya pencarian awal oleh keluarga serta pemerintah setempat belum membuahkan hasil,” jelas pihak Muh Rizal dalam keterangan resminya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Parigi diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 09.26 Wita menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

Lokasi kejadian berada di koordinat 0°36'58.00"S 120°14'37.00"E, sekitar 12 nautical mile arah timur laut dari Pos SAR Parigi dengan estimasi waktu tempuh satu jam.

Operasi SAR hari pertama (H.1) melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Parigi, Pos TNI AL, Polair, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi RIB, rescue car, peralatan SAR air, alat komunikasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi.

Berdasarkan laporan, kondisi cuaca di lokasi pencarian cerah berawan dengan kecepatan angin 3–19 knot dan tinggi gelombang berkisar 1,25 hingga 2 meter.

“Perkembangan operasi SAR akan terus kami laporkan sesuai hasil di lapangan,” tambah Muh Rizal.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.(acm)

Editor : Mugni Supardi
#Operasi SAR Parigi Moutong #Basarnas Palu #SAR Palu #Nelayan belum kembali melaut #Nelayan hilang Parigi #Pencarian nelayan hilang #Nelayan Bantaya #Perairan Parigi Moutong