Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bupati Morut Tegaskan Dukungan Penuh Program Sekolah Rakyat dan DTSEN

Ilham Nusi • Minggu, 18 Januari 2026 | 13:28 WIB
BERSAMA: Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi duduk bersama Mensos Gus Ipul dan Waket MPR Arcandra Muhammad Akbar di Kantor Kementerian Sosial RI, Kamis (15/1/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
BERSAMA: Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi duduk bersama Mensos Gus Ipul dan Waket MPR Arcandra Muhammad Akbar di Kantor Kementerian Sosial RI, Kamis (15/1/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi menegaskan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat dan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan pengentasan kemiskinan nasional.

Delis menyampaikan komitmen tersebut saat menghadiri audiensi kepala daerah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial RI, Kamis (15/1/2026).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Ketua MPR RI Arcandra Muhammad Akbar, Delis menegaskan kesiapan Pemkab Morut untuk bersinergi dengan pemerintah pusat demi memastikan Sekolah Rakyat dan DTSEN berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

"Morowali Utara siap mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo. Sekolah Rakyat dan DTSEN menjadi langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini," ujar Delis.

Delis menilai keberhasilan program pengentasan kemiskinan nasional sangat bergantung pada kesiapan daerah dalam menyediakan data akurat, lahan pendukung, serta kolaborasi lintas sektor.

Ia juga menegaskan bahwa Morut tidak hanya mengikuti kebijakan pusat, tetapi ikut berperan aktif sebagai bagian dari solusi nasional.

"Kami siap bergerak cepat, mulai dari penyiapan data sosial ekonomi yang valid, dukungan regulasi daerah, hingga penguatan kolaborasi. Morowali Utara ingin menjadi aktor aktif, bukan sekadar penerima kebijakan," tegas Delis.

Audiensi ini berlangsung setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Program tersebut dirancang sebagai instrumen pendidikan terpadu berbasis DTSEN untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Wakil Ketua MPR RI Arcandra Muhammad Akbar mengapresiasi langkah Kementerian Sosial RI yang dinilai mampu menerjemahkan visi Presiden ke dalam program konkret.

"Program ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjalankan Asta Cita Presiden Prabowo. Kami berharap implementasinya konsisten dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," ujar Akbar.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa DTSEN menjadi fondasi utama seluruh kebijakan pengentasan kemiskinan, termasuk penyaluran bantuan sosial dan penentuan peserta Sekolah Rakyat.

"Arahan Presiden jelas: mulai dari data yang benar. Setelah data dibenahi, program berjalan efektif. DTSEN menjadi dasar utama kebijakan sosial nasional," kata Saifullah Yusuf.

Mensos yang akrab disapa Gus Ipul ini menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada pendidikan anak, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan orang tua agar keluarga penerima manfaat secara bertahap keluar dari ketergantungan bantuan sosial.(***)

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Sosial ekonomi #Pengentasan kemiskinan nasional #Manfaat dirasakan masyarakat #Program Presiden Prabowo Soebianto