Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Banjir Pantoloan dan Baiya Palu, 83 Rumah Terdampak Akibat Luapan Sungai

Mugni Supardi • Senin, 12 Januari 2026 | 11:25 WIB
Lokasi di Gardu Induk Tawaeli yang terdampak banjir yang melanda wilayah Kota Palu, Minggu (10/1/2026).
Lokasi di Gardu Induk Tawaeli yang terdampak banjir yang melanda wilayah Kota Palu, Minggu (10/1/2026).

RADAR PALU - Banjir melanda Kelurahan Pantoloan dan Kelurahan Baiya, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Minggu (11/1). Bencana tersebut dipicu luapan sungai dari wilayah Desa Labuan akibat tingginya debit air.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, banjir terjadi sekitar pukul 11.35 WITA dan dilaporkan ke petugas pada pukul 15.00 WITA di hari yang sama. Air sempat menggenangi permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum.

Di Kelurahan Pantoloan, banjir merendam area sekitar Fly Over Pantoloan dan berdampak pada 45 unit rumah warga. Sementara di Kelurahan Baiya, sebanyak 38 unit rumah terendam, termasuk satu unit sekolah dan satu unit pasar.

Akibat kejadian tersebut, empat kepala keluarga (KK) di Kelurahan Baiya terpaksa mengungsi secara mandiri. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., mengatakan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Palu langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan pendataan dampak.

“Tim sudah melakukan assessment di lapangan serta berkoordinasi dengan TRC dan Pusdalops BPBD Kota Palu untuk penanganan awal,” ujar Asbudianto dalam laporan resminya, Senin (12/1/2026).

Ia menambahkan, kebutuhan mendesak pascabencana saat ini adalah dukungan logistik penanggulangan bencana bagi warga terdampak.

Hingga Senin pagi, kondisi di lokasi dilaporkan telah berangsur normal. Air banjir sudah surut, situasi dinyatakan aman dan kondusif, serta tim gabungan masih melakukan pembersihan di area permukiman warga.

BPBD mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar daerah aliran sungai untuk tetap waspada, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.(*/acm)

Editor : Mugni Supardi
#Baiya #Tawaeli #palu #sulawesi tengah #banjir #BPBD Sulteng #Bencana Alam #pantoloan