RADAR PALU - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Palu menegaskan bahwa pelayanan kapal penumpang di wilayah Sulawesi Tengah masih terpusat di Pelabuhan Pantoloan, bukan di Pelabuhan Donggala, sebagaimana sempat beredar dalam unggahan media sosial resmi PELNI.
Kepala Cabang PT Pelni Palu Christian Moreys Nainggolan menyampaikan klarifikasi tersebut setelah pihaknya menurunkan (takedown) postingan terkait perubahan trayek kapal penumpang tahun 2026.
“Sudah ditakedown ya postingannya, mohon maaf atas kekeliruannya. Pelabuhan masih di Pantoloan,” ujar Kepala Cabang PT PELNI Palu dalam konfirmasi singkat kepada Radar Palu Jawa Pos Group, Rabu (31/12/2025).
Sebelumnya, unggahan tersebut memuat informasi perubahan trayek kapal penumpang PELNI, termasuk rute KM Dorolonda yang mencantumkan Donggala sebagai salah satu pelabuhan singgah.
Informasi itu kemudian memunculkan asumsi adanya pemindahan layanan kapal penumpang dari Pantoloan ke Donggala.
Namun PELNI memastikan, hingga saat ini tidak ada perubahan kebijakan operasional terkait pelabuhan penumpang di wilayah Palu dan sekitarnya.
Seluruh layanan kapal penumpang PELNI masih dilayani melalui Pelabuhan Pantoloan.
"Iya belum, masih di Pantoloan ya," tegas Christian lagi.
Informasi perubahan trayek tersebut sebelumnya diunggah di akun Facebook PELNI, namun kemudian diturunkan (takedown).
Sementara itu, pada akun Instagram resmi PELNI, unggahan serupa masih dapat diakses. Namun, khusus untuk wilayah Kabupaten Donggala, PELNI memberikan tanda merah (catatan khusus) yang menegaskan bahwa KM Dorolonda masih sandar di Pelabuhan Pantoloan sampai pemberitahuan selanjutnya.
PELNI juga mengimbau masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi resmi dan terbaru melalui aplikasi PELNI Mobile, situs pelni.co.id, atau Contact Center 162, guna menghindari kesalahpahaman terkait jadwal, rute, maupun pelabuhan keberangkatan.(acm)
Editor : Mugni Supardi