RADAR PALU - Sudah delapan bulan lebih berlalu sejak tewasnya seorang pelajar perempuan di Kabupaten Poso, Salsa alias Caca (16), namun gelap misteri siapa pelakunya masih belum juga terkuak. Kasus yang sempat menyita perhatian publik pada Oktober 2024 itu kini seperti jalan di tempat, meski proses penyelidikan telah melewati dua kali pergantian Kapolres Poso.
Caca ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar kosnya pada Senin, 21 Oktober 2024. Sebilah pisau menancap di leher, menandai akhir tragis hidup gadis muda tersebut. Sejak hari itu, serangkaian penyelidikan dilakukan, tetapi sampai hari ini pelaku belum juga teridentifikasi.
Di era kepemimpinan AKBP Arthur Sameaputty, Satreskrim Polres Poso sempat memeriksa 17 orang saksi. Di antaranya pacar korban, teman-teman dekat, hingga pengunjung yang berada di lokasi kos saat hari kejadian. Upaya pengambilan sampel DNA pun dilakukan terhadap sejumlah orang terdekat korban.