Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dekranasda dan Pokja Bunda PAUD Sigi Dikukuhkan, Bupati Tekankan Dampak Nyata UMKM dan Kualitas PAUD

Muchsin Siradjudin • Selasa, 23 Desember 2025 | 14:50 WIB


MENGUKUHKAN: Bupati Sigi, Moh. Rizal Intjenae, mengukuhkan pengurus Dekranasda Kabupaten Sigi periode 2025–2029, Senin (22/12/2025).(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).
MENGUKUHKAN: Bupati Sigi, Moh. Rizal Intjenae, mengukuhkan pengurus Dekranasda Kabupaten Sigi periode 2025–2029, Senin (22/12/2025).(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten Sigi menegaskan bahwa keberadaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial.

Hal itu ditegaskan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, saat mengukuhkan pengurus Dekranasda Kabupaten Sigi periode 2025–2029 dan menghadiri pelantikan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sigi periode yang sama, di aula Kantor Bupati Sigi, Senin (22/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Sigi menekankan bahwa Dekranasda memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan utama UMKM dan perajin lokal, mulai dari kualitas produk, inovasi desain, hingga akses pasar yang masih terbatas.

Menurutnya, Dekranasda harus menjadi motor penggerak yang mampu mendorong UMKM dan perajin Sigi naik kelas, tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional.

“Dekranasda harus hadir dengan program yang berdampak langsung. Bukan hanya pameran, tetapi pendampingan berkelanjutan, peningkatan kualitas produk, dan perluasan pemasaran agar benar-benar memberi nilai tambah bagi ekonomi masyarakat,” tegas Bupati.

Selain sektor ekonomi kreatif, Bupati Sigi juga menyoroti peran Pokja Bunda PAUD yang dinilai sangat krusial dalam membenahi layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sigi.

Ia menekankan bahwa PAUD merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia, sehingga harus ditangani secara serius dan terintegrasi.

“PAUD bukan sekadar urusan pendidikan, tetapi menyangkut kesehatan, gizi, pengasuhan, hingga perlindungan anak. Di sinilah peran Pokja Bunda PAUD menjadi sangat penting untuk memastikan layanan yang holistik dan berkualitas,” ujarnya.

Bupati menilai, tantangan layanan PAUD saat ini masih cukup kompleks, mulai dari kesenjangan kualitas antarwilayah hingga keterbatasan dukungan lintas sektor.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Sigi, Siti Halwiah, menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi kerajinan daerah.

Ia menegaskan fokus Dekranasda ke depan tidak hanya pada promosi, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan keberlanjutan UMKM lokal.

Ia juga mengajak Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sigi untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan menjadikan program PAUD sebagai gerakan bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, maupun perlindungan anak.

Dengan pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Sigi berharap Dekranasda dan Pokja Bunda PAUD mampu menghadirkan kerja nyata yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kualitas generasi masa depan Sigi.(gel)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Bunda PAUD Sigi #Dampak nyata UMKM #Dekranasda #Gerakan bersama