"Kehadiran Wabup Morut di tempat ini bersama saya menunjukkan soliditas pemerintahan daerah," ujarnya.
Warda lantas mengajak seluruh pihak untuk tampil bersama di hadapan publik. Tujuannya agar masyarakat melihat secara langsung bahwa hubungan DPRD dan Pemkab Morut berjalan selaras dan saling mendukung.
Menurut Warda, komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pemerintahan serta kelancaran pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Warda secara tegas membantah isu dan pemberitaan yang menyebutkan adanya kesalahpahaman antara Ketua DPRD, anggota DPRD, dan Pemkab Morut.
Ia menegaskan seluruh unsur pemerintahan berada dalam kondisi akur dan romantis. Menurutnya, tanpa keharmonisan tersebut, roda pemerintahan dan pelaksanaan anggaran pembangunan tidak akan berjalan optimal.
"Jadi tidak ada lagi wartawan menulis bahwa Ketua DPRD dan anggota DPRD selalu salah paham dengan pemerintah daerah, tidak ada itu. Semua akur," tegasnya.
Warda mengibaratkan hubungan antara eksekutif dan legislatif seperti rel kereta api yang harus selalu sejajar dan sejalan. Jika salah satu tidak seimbang, maka arah pembangunan daerah akan terganggu.
Ia menekankan pentingnya sinergi agar program pemerintah daerah dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Morowali Utara.
"Tidak bisa berjalan anggaran pembangunan, ketika eksekutif dan legislatif berseberangan. Jadi harus seperti rel kereta api, selalu harmonis. Kita bikin romantis selalu," jelasnya.
Di sela-sela sambutan, Warda menyebut bahwa Bupati Morut tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena sedang menjalankan tugas lain di Jakarta.
Meski demikian, kegiatan penutupan turnamen tetap berlangsung meriah dan lancar dengan kehadiran unsur Forkopimda serta masyarakat.
"Sayangnya hari ini Bupati ada di Jakarta. Kalau ada, kita bikin romantis," pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Warda juga mengapresiasi Askab PSSI Morut atas keberhasilan menyelenggarakan Open Tournament 2025.
Ia berharap kegiatan olahraga seperti ini terus digelar untuk membina atlet lokal dan memperkuat persatuan masyarakat.(ham)
Editor : Muchsin Siradjudin