Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pelatihan Penjamah Makanan SPPG Tatanga Kota Palu, Melibatkan 62 Orang Relawan

Muchsin Siradjudin • Minggu, 21 Desember 2025 | 14:20 WIB
PELATIHAN: Tampak pengurus DPD APJI Sulteng, bersama relawan penjamah makanan peserta pelatihan.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
PELATIHAN: Tampak pengurus DPD APJI Sulteng, bersama relawan penjamah makanan peserta pelatihan.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Pelatihan Penjamah Makanan bagi SPPG Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah telah dilaksanakan, dengan melibatkan 62 orang relawan sebagai peserta, Minggu 21 Desember 2025,

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Kadis Kesehatan Kota Palu, Sekretaris Umum DPD APJI Provinsi Sulawesi Tengah Suyeni Bunali, dan Ketua Yayasan Sosial Mom’s Chello Yospin Liku La’bi.

Pada sesi pembukaan, Ketua Yayasan Sosial Mom’s Chello, Yospin Liku La’bi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan pelatihan penjamah makanan yang telah lama direncanakan.

Akhirnya dapat dilaksanakan berkat dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Palu, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, serta APJI Provinsi Sulawesi Tengah.

Ketua Yayasan, Yospin Liku La’bi, berharap setelah pelatihan ini seluruh peserta dapat memperoleh sertifikat kompetensi penjamah makanan.

Sehingga, tidak hanya meningkatkan kemampuan relawan sesuai standar dalam pemahaman dan penanganan MBG, tetapi juga melengkapi persyaratan administrasi Yayasan/SPPG secara menyeluruh.

Mewakili Ketua APJI Provinsi Sulawesi Tengah, Imelda Liliana Muhidin, Sekretaris Umum DPD APJI Provinsi Sulawesi Tengah Suyeni Bunali menyampaikan, bahwa Pelatihan Penjamah Makanan untuk SPPG merupakan salah satu dari 9 (Sembilan) peran strategis APJI yang dicanangkan oleh DPP APJI.

Serta merupakan syarat mutlak dalam pelaksanaan operasional Dapur MBG. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti materi dengan fokus agar dapur dapat dijalankan secara aman dan risiko Kejadian Luar Biasa (KLB) dapat diminimalkan.

Pada penutupan pembukaan, baik Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu maupun Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan, pelatihan penjamah makanan sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Serta memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat benar-benar aman, berkualitas, dan memiliki nilai gizi terbaik demi kesejahteraan seluruh penerima manfaat maupun pihak terkait.(mch)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Berkualitas dan bergizi #Memastikan makanan aman #Pelatihan penjamah makanan #SPPG Tatanga Kota Palu