Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Masyarakat Toraja Kota Palu Bangun Alang atau Lumbung Tempat Istirahat Warga, Simbol Tegaknya Demokrasi di Bumi Tadulako

Muchsin Siradjudin • Minggu, 21 Desember 2025 | 11:47 WIB
SEDANG DIBIKIN: Inilah Alang etnik Toraja, sedang dibikin sebagai tempat istirahat warga, berlokasi di Jln. Tanjung Harapan, Kota Palu.(FOTO: MUCHSIN SIRADJUDIN/R
SEDANG DIBIKIN: Inilah Alang etnik Toraja, sedang dibikin sebagai tempat istirahat warga, berlokasi di Jln. Tanjung Harapan, Kota Palu.(FOTO: MUCHSIN SIRADJUDIN/R

RADAR PALU - Persatuan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), sedang memulai pembangunan dan pembuatan Alang sebagai lumbung dan simbolisasi masyarakat adat Tanah Toraja di bumi Tadulako, Sulawesi Tengah.

Pembangunan Alang Toraja, dibangun di lokasi Sekretariat PMTI Sulteng, di Jln. Tanjung Harapan, Kota Palu.

Menyambut dimulainya pembangunan, Ketua PMTI Sulteng, Kristian Seleng berkesempatan memberikan sambutan, bersama Pemerintah Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu pada saat dimulakannya pembangunan Lumbung Toraja yang disebut Alang. Rumah kita di sini, rumah kebersamaan.

SAMBUTAN: Ketua PMTI Sulteng, Kristian Seleng, sedang memberikan sambutaannya di pendirian Alang, di halaman Sekretariat PMTI Sulteng, Jln. Tanjung Harapan, Kota Palu.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
SAMBUTAN: Ketua PMTI Sulteng, Kristian Seleng, sedang memberikan sambutaannya di pendirian Alang, di halaman Sekretariat PMTI Sulteng, Jln. Tanjung Harapan, Kota Palu.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

Penyampaian sambutan, dimulai dari rasa syukur kepada Tuhan, bahwa sebuah kerinduan yang sudah lama direncanakan pengurus, untuk membangun sebuah bangunan Alang, simbol bangunan Adat Toraja, di halaman Sekretariat PMTI Sulawesi Tengah dan Kota Palu.

Sekaligus berterima kasih kepada Ketua PMTI Kota Palu Ir. Elisa Bunga Allo, MM, yang berkenan mengadakan Alang tersebut melalui dana aspirasi sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

"Alang adalah bangunan adat Toraja, dengan dua fungsi utama. Di atasnya berfungsi sebagai tempat menyimpan padi dan di bawahnya sebagai tempat duduk untuk berkumpul bermusyawarah. Fungsi tambahan Alang yang lazim adalah dijadikan sebagai tempat melepas lelah. Entah itu bagi keluarga atau orang lewat yang membutuhkan istrahat, " jelas Kristian Seleng, kepada Radar Palu Jawa Pos, Minggu (21/12/2025).

Ditambahkan Kristian, Alang biasanya berpasangan dengan Tongkonan (Rumah tempat tinggal). Untuk kondisi saat ini, kantor Sekretariat PMTI itulah yang disimboliknya menjadi rumah tempat tinggal.

"Oleh karena Alang adalah bermakna simbolik sebagai tempat bermusyawarah, tempat melepas lelah, maka manfaat filosofisnya akan difungsikan dalam fungsi organisasi PMTI. Bahwa rumah kita di sini, tempat musyawarah kita di sini. Tempat kita melepas lelah, sendagurau, di sini, " paparnya.

Menurutnya, makna dibuatnya Alang ini di tanah rantau, adalah sebagai bentuk simbolik keberadaan komunitas Toraja.

"Waktu pendirian, kami mengundang pihak Pemerintah Kota Palu, yang diwakili dari Kelurahan. Tempat ini sebagi simbol kesiapan sebagai warga Toraja Kota Palu, mendukung program pemerintah, " ujar Theo, panggilan akrab Kristian Seleng.

" Alang ini terbuka untuk umum. Bukan saja untuk etnis Toraja. Tapi bagi siapapun, boleh menggunakannya. Duduk santai, berdiskusi, foto selfie atau melepas lelah. Syarat hanya satu, kita mendukung Pemerintah Kota Palu, untuk menjaga kebersihan, " pungkasnya.

Pendirian Alang di Kota Palu, menjadi tonggak bersejarah, dihadiri pula anggota DPRD Sulteng, Elisa Bunga Allo, bersama Ketua PMTI Sultengg Kristian Seleng, menyatakan terima kasih atas pengadaan dan pembangunan satu buah Lumbung adat Toraja.

Sebagai tempat pertemuan awal sebelum masuk dalam kantor atau rumah atau tongkonan, sesuai kondisi penyelenggaraan kegiatan dalam satu rumpun atau kerukunan keluarga atau komunitas adat.

Alang sebagai bagian dari budaya berbagai komunitas di Sulawesi Tengah, masyarakat Toraja tersebar di wilayah Kabupaten Morowali dan lainnya, namun pertama di Kota Palu.(mch)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Masyarakat Toraja di Kota Palu #Simbol adat suku Toraja #Bangun Alang #Difungsikan untuk beristirahat dan berdiskusi