Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bandara Mutiara Palu Gelar Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat, Simulasikan Runway Excursion ATR 72-600

Mugni Supardi • Kamis, 18 Desember 2025 | 12:16 WIB
UJI KESIAPAN PERSONEL : Bandara Internasional Mutiara Sis Al Jufri Palu menggelar latihan penanggulangan keadaan darurat (emergency exercise), Kamis (18/12/2025).
UJI KESIAPAN PERSONEL : Bandara Internasional Mutiara Sis Al Jufri Palu menggelar latihan penanggulangan keadaan darurat (emergency exercise), Kamis (18/12/2025).

RADAR PALU - Bandara Internasional Mutiara Sis Al Jufri Palu menggelar latihan penanggulangan keadaan darurat (emergency exercise) sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi insiden penerbangan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Rabu (18/12/2025) dan melibatkan berbagai unsur terkait kebandarudaraan.

Kepala Bandara Internasional Mutiara SIS Al Jufri Palu, Prasetyohadi, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan untuk menguji kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi apabila terjadi keadaan darurat di bandara.

Skenario latihan kali ini melibatkan simulasi parsial dengan fokus pada penanganan pesawat ATR 72-600 yang mengalami runway excursion.

“Latihan ini memang rutin dilakukan setiap tahun. Tujuannya untuk menguji ketepatan waktu, respons, dan koordinasi penanganan apabila terjadi kondisi darurat yang melibatkan pesawat dan fasilitas bandara,” ujar Prasetyohadi kepada awak media.

Ia menegaskan, pelaksanaan simulasi dilakukan di area yang telah disterilkan dan telah dikoordinasikan dengan AirNav Palu.

Selama latihan berlangsung, runway dinyatakan clear sehingga tidak ada pesawat yang melakukan pergerakan demi menjamin keselamatan penerbangan.

“Memang lokasi simulasi sedikit masuk area sisi udara, sehingga kegiatan harus melalui prosedur dan koordinasi ketat. Runway sudah dikosongkan dan tidak ada pesawat yang beroperasi saat latihan berlangsung,” jelasnya.

Dalam simulasi tersebut, skenario yang digunakan melibatkan penanganan keadaan darurat pesawat jenis sayap tetap (fixed wing). 

Salah satu skenario utama adalah penanganan pesawat ATR 72-600 milik Masovu Airlines dengan nomor penerbangan MSV-123 rute Morowali-Palu yang mengalami insiden akibat crosswind kuat saat final approach runway 15.

Pesawat tersebut mengalami overshoot hingga melewati ujung runway sejauh 95 meter.

 

“Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum penanganan berjalan baik. Namun latihan ini menjadi pengingat bahwa kami harus selalu siap siaga menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi,” tambah Prasetyohadi.(acm)

Editor : Mugni Supardi
#emergency exercise #Bandara Internasional Mutiara SIS Al Jufri Palu #menguji kesiapan personel #runway excursion #latihan penanggulangan keadaan darurat #potensi insiden penerbangan