RADAR PALU - Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi meresmikan gedung baru Bank Sulteng Cabang Kolonodale, Rabu (17/12/2025).
Peresmian ini menandai komitmen pemerintah daerah dan Bank Sulteng dalam memperkuat layanan perbankan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Peresmian gedung baru PT Bank Sulteng Cabang Kolonodale ditandai dengan penandatanganan plakat oleh Bupati Delis Julkarson Hehi dan pengguntingan pita oleh Anggota DPD RI Febriyanti Hongkiriwang.
Acara tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Bank Sulteng Ramiyatie, Komisaris Independen Novi Ventje Berti Kaligis, Kepala Bank Sulteng Cabang Kolonodale Muhammad Halid, serta jajaran pemerintah dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Delis menegaskan bahwa peresmian gedung baru Bank Sulteng Cabang Kolonodale merupakan momen bersejarah bagi masyarakat Morowali Utara.
Ia menyebut gedung tersebut sebagai simbol kemajuan, sinergi, dan komitmen bersama dalam membangun daerah.
"Sejak saya dilantik pada 2022, saya selalu meminta dalam setiap RUPS agar Bank Sulteng segera membangun kantor cabang yang representatif di Kolonodale," tegas Bupati Delis.
Menurutnya, Bank Sulteng merupakan aset bersama karena pemerintah daerah menjadi salah satu pemegang saham.
Oleh sebab itu, kehadiran gedung baru yang megah dan representatif menjadi bukti nyata kepedulian terhadap pelayanan publik dan citra daerah.
Bupati Delis menjelaskan, gedung baru Bank Sulteng Cabang Kolonodale memberikan manfaat strategis bagi Morowali Utara. Pertama, bangunan ini mempercantik wajah Kota Kolonodale karena berdiri di atas aset daerah yang sebelumnya terbengkalai.
Kedua, gedung tersebut menghadirkan layanan perbankan yang lebih nyaman, aman, dan modern bagi masyarakat dan pelaku usaha. Ketiga, Bupati berharap kehadiran kantor baru ini mampu meningkatkan kinerja Bank Sulteng Cabang Kolonodale secara signifikan.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kinerja PT Bank Sulteng yang terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun, ditandai dengan peningkatan laba dan aset.
Bupati Delis mengungkapkan dedikasi pribadinya dengan tetap pulang ke Morowali Utara demi meresmikan gedung tersebut, meski harus langsung melanjutkan agenda Safari Natal di Baturube.
Ia juga baru kembali dari audiensi Apkasi bersama Menteri Kesehatan di Jakarta sebelum subuh.
"Ini menunjukkan betapa pentingnya Bank Sulteng Cabang Kolonodale bagi pemerintah dan masyarakat Morowali Utara," ujarnya.
Di akhir sambutan, Bupati meminta pimpinan cabang untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, serta nasabah demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Direktur Utama PT Bank Sulteng Ramiyatie menyampaikan rasa syukur atas peresmian gedung baru tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Bank Sulteng Cabang Kolonodale mulai beroperasi sejak 3 April 2018 dan sebelumnya menempati gedung sewaan serta sempat berpindah lokasi.
"Dengan gedung baru ini, Bank Sulteng Cabang Kolonodale tidak akan berpindah lagi karena sudah memiliki kantor sendiri," jelas Ramiyatie.
Gedung baru yang beralamat di Jalan Tadulako, Kecamatan Petasia tersebut mulai beroperasi sejak 8 Desember 2025 dan memiliki lokasi yang sangat strategis.
Ramiyatie mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Bank Sulteng diproyeksikan meraih laba sekitar Rp370 miliar. Kontribusi kepada pemerintah daerah, termasuk Morowali Utara, akan meningkat melalui dividen dan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Bank Sulteng juga terus mengembangkan digitalisasi layanan, seperti mobile banking, Kiris, e-wallet, serta aplikasi pendukung pajak daerah untuk meningkatkan literasi keuangan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Layanan ini kami berikan gratis kepada pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan penuh," tegasnya.
Peresmian gedung baru Bank Sulteng Cabang Kolonodale menjadi wujud komitmen bank daerah tersebut dalam meningkatkan kualitas pelayanan, integritas, dan profesionalisme pegawai.
Ramiyatie berharap kantor baru ini menjadi semangat baru bagi seluruh karyawan untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjadikan kepuasan nasabah sebagai prioritas utama.(ham)
Editor : Muchsin Siradjudin