Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Srikandi Batalipu Nahkodai Golkar Buol, Sejumlah PR Menanti, Target Gandakan Kursi DPRD di 2031

Muchsin Siradjudin • Senin, 15 Desember 2025 | 07:42 WIB
PATAKA : Korwil Partai Golkar wilayah Buol dan Tolitoli, Dr Sukardan Tawil menyerahkan pataka Partai Golkar kepada Ketua terpilih Srikandi Batalipu, Minggu (14/12/2025).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
PATAKA : Korwil Partai Golkar wilayah Buol dan Tolitoli, Dr Sukardan Tawil menyerahkan pataka Partai Golkar kepada Ketua terpilih Srikandi Batalipu, Minggu (14/12/2025).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Buol yang digelar Minggu (14/12/2025) resmi menetapkan Srikandi Batalipu, S.Sos., MAP, sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Buol.

Terpilihnya Srikandi menandai babak baru konsolidasi Golkar di daerah, dengan sederet pekerjaan rumah (PR) strategis yang menanti.

Salah satu target utama Srikandi adalah menaikkan perolehan kursi Golkar di DPRD Kabupaten Buol dari dua kursi hasil Pileg 2024 menjadi empat kursi pada Pileg 2031.

Selain itu, konsolidasi mesin partai menuju Pileg dan Pilkada ke depan menjadi agenda prioritas, mengingat dalam 10 tahun terakhir Golkar belum memiliki satu pun kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Buol.

Dengan rekam jejak tiga periode sebagai anggota DPRD Buol, Srikandi dinilai figur berpengalaman yang memahami peta politik lokal.

Kepemimpinannya diharapkan mampu menguatkan struktur, memaksimalkan kaderisasi, dan mengembalikan kejayaan Golkar di Buol melalui kerja-kerja terukur dan solid.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk wilayah Kabupaten Buol dan Kabupaten Tolitoli, Dr. Ir. H. Sukardan Tawil, MT, kepada Radar Palu Jawa Pos, menegaskan proses pemilihan di Mubes DPD II Partai Golkar Buol berjalan aman dan lancar.

Dia menilai, majunya Srikandi sebagai kandidat calon ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buol telah memenuhi syarat.

Saat itu, hanya Srikandi Batalipu yang maju dan secara resmi mengajukan pencalonannya kepada panitia pemilihan. Maka, pemilihan harus digelar, dengan calon tunggal, dan ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buol periode 2025-2030.

"Dari hasil penelitian berkas Srikandi memenuhi syarat, karena dari 10 orang yang mengambil formulir ternyata hanya satu orang saja yang mengembalikan dan siap maju, yaitu ibu Srikandi Batalipu, " ungkap Sukardan, yang memimpin jalannya Musda dan pemilihan ketua DPD II Partai Golkar Buol.

Dikatakannya, petunjuk pelaksanaan (Juklak) Partai Golkar menyatakan persyaratan-persyaratan yang diwajibkan harus dipenuhi.

Nah, dari beberapa persyaratan yang dimintakan dipenuhi oleh Srikandi, jelas dan sesuai dengan Juklak 02 tahun 2025.

Mengenai terpilihnya Srikandi, dirinya yakin dan percaya telah melakukan konsolidasi, ini merupakan ukuran bagi mereka sebagai pimpinan Golkar di Buol dimana di kepemimpinan periode sebelumnya, Abdullah Batalipu, Partai Golkar di DPRD Buol memiliki empat kursi, sehingga membawa Srikandi Batalipu menjadi Ketua DPRD Buol.

Tetapi pada periode 2024-2029, Golkar hanya mendapatkan dua kursi. Perolehan kursi ini menurun dari hasil Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) periode sebelumnya.

Penurunan ini kata Sukardan, yang mengutip pernyataan Abdullah Batalipu yang hadir saat Mubes kemarin, disebabkan beberapa Daerah Pemilihan (Dapil) yang menjadi kantong suara Golkar tidak mencukupi.

"Saya yakin dan percarya pada Pileg 2031 nanti, "kursi-kursi" yang hilang ini akan kembali. Karena saya melihat figur Srikandi sangat dicintai dan dikenal luas oleh masyarakat di Kabupaten Buol, " tandas Sukardan.

Khusus di wilayah Kabupaten Buol, pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) diprediksi Pileg kemungkinan digelar tahun 2031, mantan Kadis Pertambangan Kabupaten Buol ini mengatakan di perhelatan Pileg 2031 maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti Golkar akan berhadapan dengan partai-partai yang kuat seperti PKB, NasDem, PAN, dan Gerindra.

"Karena itu, sekarang, bagaimana mengkonsolidasikan kembali kekuatan Golkar di Buol dengan menargetkan dari dua kursi menjadi empat kursi. Saya melihat ibu Srikandi akan berupaya dan berusaha kursi Golkar akan kembali seperti masa-masa kejayaan Golkar di Buol, " ujarnya.

Ditambahkan Sukardan, pada tahapan selanjutnya, di akhir Desember 2025 ini, seluruh pengurus Golkar Kabupaten dan Kota di Sulawesi Tengah (Sulteng) harus selesai konsolidasi yaitu menggelar Musda.

Selanjutnya pada Januari 2026, seluruh Pengurus Kecamatan (PK) yang ada di seluruh Kabupaten dan Kota, sudah harus melakukan konsolidasi. Setelah itu dilakukan di tingkatan Kelurahan dan Desa.

"Tahun 2025 kita konsolidasi agar supaya suara dan kursi Golkar akan meningkat, " pungkasnya.(mch)



Editor : Muchsin Siradjudin
#Pimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Buol #Sejumlah PR menanti #Konsolidasi #Srikandi Batalipu