Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Tujuh Hari Operasi SAR Mencari Nelayan Hilang Belum Ditemukan, Pencarian Resmi Ditutup

Muchsin Siradjudin • Sabtu, 13 Desember 2025 | 20:00 WIB
MENCARI : Pencarian satu nelayan jatuh dari perahu di Desa Pulau Dua, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
MENCARI : Pencarian satu nelayan jatuh dari perahu di Desa Pulau Dua, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Pos SAR Morowali telah melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap 1 (satu) orang nelayan yang dilaporkan jatuh dari perahu di perairan Desa Pulau Dua, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Operasi memasuki hari ke-7 pada Jumat, 12 Desember 2025.

Kronologi kejadian, pada Sabtu, 06 Desember 2025, pukul 06.30 Wita, korban berangkat melaut menggunakan perahu jenis katinting di perairan Desa Pulau Dua. Sekitar pukul 09.00 wita, perahu korban ditemukan dalam kondisi mesin masih hidup, namun korban tidak berada di atas perahu.

Pihak keluarga dan para nelayan setempat melakukan pencarian, namun hingga saat itu hasil masih nihil sehingga meminta bantuan SAR.

Pelaksanaan operasi SAR di hari ketujuh, pukul 07.00 Wita, tim SAR Gabungan melaksanakan briefing kesiapan personel, alut, pembagian tugas, serta petunjuk keselamatan kerja sesuai SOP Basarnas.

Pukul 07.30 Wita, tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian sesuai search area yang telah ditentukan menggunakan 1 unit perahu karet dan perahu nelayan dengan radius pencarian 40 NM ke arah timur laut dan tenggara dari LKP. Pencarian disesuaikan dengan kondisi cuaca dan hasil evaluasi lapangan.

Pukul 13.30 Wita, hasil pelaksanaan Operasi SAR oleh tim SAR gabungan masih nihil. Belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pukul 14.00 Wita, tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat melaksanakan musyawarah dan menyepakati bahwa operasi SAR dihentikan dan ditutup.

Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dukungan selama pelaksanaan operasi.

Data korban, Irfan (43), berstatus hilang. Proses pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali, Pos TNI-AL, Polairud, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa, dan para nelayan setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Muh. Rizal, menyampaikan pihaknya bersama tim gabungan sudah bekerja maksimal. Namun belum menemukan korban.

Kami telah berupaya maksimal selama tujuh hari pelaksanaan operasi pencarian dengan melibatkan berbagai unsur SAR.

Namun hingga hari terakhir, korban belum berhasil ditemukan. Keputusan penghentian operasi dilakukan setelah melalui evaluasi bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang turut membantu selama operasi berlangsung.

Sinergi dan dukungan dari masyarakat, TNI/Polri, dan seluruh potensi SAR sangat berarti dalam upaya pencarian ini.

Meski operasi telah ditutup, kami tetap membuka ruang untuk menerima laporan baru apabila ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan korban".(*/mch)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Perairan Morowali #Tujuh hari operasi SAR Gabungan #Pencarian resmi ditutup #Mencari nelayan jatuh dari perahu