Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

IMIP Perkuat Armada Kebersihan Morowali: 8 Kontainer dan Truk Arm Roll Jadi Pemicu Ekonomi Hijau Bahodopi

Talib • Sabtu, 22 November 2025 | 19:50 WIB

 

 

Perwakilan PT IMIP menyerahkan delapan kontainer dan satu truk arm roll kepada Pemerintah Desa Labota sebagai penguatan armada kebersihan di Kecamatan Bahodopi, Morowali.
Perwakilan PT IMIP menyerahkan delapan kontainer dan satu truk arm roll kepada Pemerintah Desa Labota sebagai penguatan armada kebersihan di Kecamatan Bahodopi, Morowali.

 

RADAR PALU - PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menunjukkan komitmennya mengelola dampak lingkungan di kawasan industri Bahodopi lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).

Perusahaan menyerahkan delapan kontainer sampah dan satu unit truk arm roll kepada Pemerintah Desa Labota, Kabupaten Morowali, sebagai bagian dari penguatan tata kelola sampah wilayah tersebut.

Langkah ini bukan sekadar bantuan fasilitas, tetapi strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan kawasan industri yang terus berkembang pesat.

Bahodopi yang menjadi pusat aktivitas ekonomi berbasis nikel memang menghadapi peningkatan volume sampah seiring pertumbuhan investasi dan populasi pekerja.

Perwakilan Manajemen IMIP, Askurullah, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari agenda besar perusahaan dalam menciptakan kawasan industri yang berkelanjutan.

“Ini bukan langkah akhir hadirnya CSR IMIP di tengah permasalahan masyarakat. Ini akan menjadi program yang berkelanjutan,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Dari sisi pemerintah daerah, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf memberikan apresiasi. Ia menyebut bantuan armada kebersihan ini sangat krusial untuk mengurai persoalan penumpukan sampah yang telah lama membebani warga Bahodopi.

Sebagai tindak lanjut, Iksan berkomitmen menyediakan lahan seluas 2,6 hektare sebagai tempat pembuangan sampah sementara, sebuah langkah strategis untuk menata sistem pengelolaan sampah agar lebih terintegrasi.

“Saya beri waktu sebulan. Saya tidak mau ada sampah di Kecamatan Bahodopi pada tahun 2026,” tegasnya, memberi instruksi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan pemerintah desa.

Bagi Morowali, investasi armada kebersihan ini bukan hanya tentang estetika lingkungan.

Kabupaten penghasil nikel terbesar di Indonesia ini tengah mengupayakan green growth agar aktivitas industri tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas hidup masyarakat.

Bantuan IMIP dinilai menjadi momentum awal transisi menuju sistem pengelolaan sampah yang modern.

Dengan armada yang lebih kuat, sampah domestik dan operasional dapat ditangani lebih cepat, mengurangi risiko pencemaran, dan sekaligus menjaga daya tarik Morowali sebagai basis investasi industri kelas dunia.

CSR IMIP di bidang lingkungan juga dipandang sebagai strategi memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat.

Keberlanjutan program ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi jangka panjang antara perusahaan, pemerintah desa, hingga pemerintah kabupaten untuk membangun ekosistem industri yang bersih dan berdaya saing tinggi. ***

 

Editor : Talib
#lingkungan industri #Bahodopi #sampah Morowali #armada kebersihan #CSR IMIP