Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Peredaran Narkotika di Sulteng Tinggi, Sekretaris DPW PAN Sulteng Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Syahril. • Jumat, 7 November 2025 | 19:44 WIB
Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah, Muhammad Ramadhan Maulana
Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah, Muhammad Ramadhan Maulana

RADAR PALU - Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah, Muhammad Ramadhan Maulana mengajak seluruh lapisan masyarakat di Bumi Tadulako untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba, bil khusus di sekitar tempat tinggalnya masing-masing.

Anggota DPRD Kabupaten Poso ini, menegaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama yang wajib diperangi karena merusak moral dan menghancurkan masa depan generasi muda. Ia menyebut, banyak tindak kriminal seperti penipuan, pencurian, dan kekerasan berawal dari penyalahgunaan narkoba.

Ramadhan menilai, perang melawan narkoba sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkarakter. 

“Memerangi narkoba adalah bagian dari menjaga masa depan bangsa. Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya kepada Radar Palu, Jumat (7/11/2025).

Ia juga menegaskan bahwa PAN akan terus berada di garis depan mendukung upaya pemerintah memberantas narkoba. “Narkoba diharamkan agama dan merusak akal sehat manusia. Mari bersama wujudkan Sulawesi Tengah yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba,” pungkas Ramadhan.

Seperti diketahui, dilansir dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Kepala Biro Perencanaan BNN, Mardiharto Tjokrowasito pada Juni 2025 lalu menyebut bahwa prevalensi penyalahguna Narkotika di Indonesia mencapai 3,3 juta jiwa dan mayoritas berasal dari kalangan generasi muda. Ini sambung dia, menjadi alarm serius, terutama agar keluarga dan anak-anak generasi penerus bangsa tidak menjadi korban berikutnya.

Mardiharto Tjokrowasito menjelaskan keterbatasan sumber daya BNN dalam menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Dari sekitar 540 kabupaten/kota, baru terdapat 173 kantor BNN kabupaten/kota yang telah beroperasi. Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak sangat diperlukan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Renny A Lamadjido dalam sambutannya di Hotel Santika Palu pada Jumat (31/10/2025) menjelaskan bahwa Sulteng menduduki peringkat keempat se Indonesia terkait peredaran Narkotika. Kota Palu menduduki peringkat pertama disusul Kabupaten Morowali. (ril)

Editor : Syahril.
#Sekretaris DPW PAN Sulteng #perangi narkoba #Muhammad Ramadhan Maulana #Anggota DPRD Poso