Acara kenal pamit itu tak sekadar seremoni. Ia menjadi simbol eratnya sinergi lintas lembaga di Bumi Tadulako. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, hingga tokoh-tokoh vertikal hadir memberi makna kebersamaan yang nyata antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
Dalam sambutannya, Irjen Agus Nugroho yang kini dipercaya sebagai Kadivkum Polri, tampak haru. Ia mengenang perjalanan 2 tahun 7 bulan memimpin Polda Sulteng sebagai pengalaman penuh pelajaran. “Dengan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi bersama TNI serta Forkopimda, situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya penuh rasa syukur.
Sementara Kapolda baru, Irjen Endi Sutendi, mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diterimanya. Menurutnya, sambutan itu mencerminkan kekompakan dan semangat kebersamaan antarinstansi di Sulawesi Tengah. “Polda Sulteng telah menunjukkan kinerja membanggakan dalam menjaga stabilitas. Saya akan melanjutkan capaian positif itu,” tegasnya.
Gubernur Anwar Hafid pun memberikan kesan mendalam. Ia mengenang kedekatannya dengan Irjen Endi Sutendi saat bertugas di Makassar.
“Kini beliau datang sebagai Kapolda Sulteng, tentu kami sambut dengan penuh sukacita,” katanya. Ia juga menyanjung Irjen Agus Nugroho sebagai sosok pemimpin yang tenang dan terstruktur.
Suasana malam semakin hangat ketika Anwar menutup sambutannya dengan pantun bernuansa persaudaraan, disambut tawa dan tepuk tangan para tamu. “Untuk pejabat baru, menatap rembulan di bukit harapan, selamat datang kami sampaikan kepada sang jenderal memang seng ada lawan.Untuk pejabat baru,indah di mata turun ke hati, Sulteng Nambaso tetap menanti,” ujarnya, menutup acara yang sarat makna dengan senyum kebersamaan.***
Editor : Muhammad Awaludin