RADAR PALU – Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Palu, menjadi tuan rumah pelaksanaan Fistival Literasi Keagamaan, dengan menggelar pemutaran film moderasi beragama berjudul Ependus, Dhawak, Islah dan produksi Kementerian Agama (Kemenag) RI, dan workshop penulisan "pentigraf" (Cerita Pendek Tiga Paragraf) 210 kata Oleh Fathya Santari, S.Pd, di Auditorium MAN IC Palu, Jumat (31/10/2025).
Hadir pada kesempatan itu, Kepala Pusat (Kapus) Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (PBAL2K) Dr. Sisdiyanto, M.Pd., Plt. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulteng H. Muchlis Aseng, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag H. Moh Syamsu Nursi, Kepala MAN IC Palu Hj. Mardiati Rosmah, dan pejabat Kemenag lainnya, para Kepala Madrasah (Kamad) se Kota Palu, dan dewan guru MAN IC.
Kapus PBAL2K Dr. Sisdiyanto dalam sambutannya mengatakan tujuan Festival Literasi Keagamaan dimaksudkan untuk memberi pemahaman kepada siswa bagaimana bersikap untuk anti kekerasan, toleransi atas perbedaan beragama. Hidup berdampingan di negara Indonesia.
Festival yang digelar sehari ini, diikuti oleh seluruh pengurus oganisasi intra madrasah (OSIM) Madrasah Tsanawiyah (M.Ts) dan Madrasah Aliya (MA) negeri dan swasta se Kota Palu.
Peserta festival menyimak bagaimana moderasi di masyaraat, mengambil nilai yang tersirat dalam film.
“Moderasi beragama harus menjadi kompas dalam kehidupan. Moderasi beragama mendorong generasi bukan hanya cerdas secara intelektual namun juga bijak dalam beragama. Generasi gen z memiliki potensi yang luar biasa. Moderasi beragama ditunjukan dalam sikap, tutur kata, dan tindakan, “ kata Sisdiyanto.
Sementara itu, Kamad MAN IC, Hj Mardiati Rosmah menginformsikan, hasil workshop peserta diminta buat tulisan tentang moderasi beragama dikumpul ke guru bahasa Indonesia di masing-masing madrasah, lalu dibuatkan atrologi di setiap madrasah diterbitkan oleh PBAL2K.
Jalannya festival, menayangkan tiga film moderasi beragama yang pendek dan ditutup dengan kuis.
Narasumber, Fathya Santari, menjelaskan Fistival Literasi Keagamaan dilakukan pemutaran film moderasi beragama berjudul Ependus, Dhawak, Islah dan produksi kementerian agama RI dan workshop penulisan "pentigraf" (Cerita Pendek Tiga Paragraf), dengan karakter 210 kata.(mch)
Editor : Muchsin Siradjudin