RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli telah bertindak cepat, bersama tim SAR, Pangkalan TNI-AL, Brimob, dan relawan dalam rangka menangani banjir bandang yang melanda Tolitoli sejak Jumat (24/10/2025) hingga Minggu (26/10/2025).
Kepada Radar Palu Jawa Pos, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli, Ir. Abdullah Haruna, S.Pt, mengatakan Pemkab Tolitoli telah melakukan penanganan banjir yang terjadi di kota Tolitoli, Kecamatan Baolan dan Kecamatan Galang dan sekitarnya.
“Untuk saat ini kami menangani warga dulu. Dari kemarin siang hingga malam hari kami melakukan evakuasi warga terdampak banjir terutama anak-anak balita dan lansia, “ kata Abdullah Haruna, yang dihubungi, Senin (27/10/2025).
Pemkab Tolitoli kata Abdullah, melakukan assestmen penyebab banjir dan apa yang harus dilakukan. Terus melakukan upaya-upaya penanganan banjir, kira-kira apa yang harus dilakukan.
“Kami dari tim BPBD atas instruksi bapak Bupati untuk melakukan assessment apa yang menyebabkan tejadinya banjir. Apa yang harus dilakukan, bagaimana pemecahannya, jalan keluar untuk mengatasi banjir tersebut, “ ungkapnya.
Dijelaskan Abdullah, titik banjir terparah adalah di Kelurahan Tuweley, tepatnya di Sungai Tuweley, dan di RSUD Mokopido, disana di sungai Lempe yang sempat dikunjungi oleh Gubernur Sulawesi Tegah (Sulteng) pada pekan lalu.
“Sungai yang meluap adalah sungai Tuweley, sungai terbesar di Tolitoli. Sehingga penanganannya harus maksimal, “ pungkasnya.(mch)
Editor : Muchsin Siradjudin