Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pemkab Tolitoli Menangani Banjir, Pasca Banjir, Mengutamakan Evakuasi Anak Balita dan Lansia

Muksin Sirajuddin • Senin, 27 Oktober 2025 | 14:56 WIB
BANJIR : Banjir melanda Tolitoli, Pemerintah bekerja tanggap dan cepat.(FOTO : ISTIMEWA/RADAR PALU).
BANJIR : Banjir melanda Tolitoli, Pemerintah bekerja tanggap dan cepat.(FOTO : ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli telah bertindak cepat, bersama tim SAR, Pangkalan TNI-AL, Brimob, dan relawan dalam rangka menangani banjir bandang yang melanda Tolitoli sejak Jumat (24/10/2025) hingga Minggu (26/10/2025).

Kepada Radar Palu Jawa Pos, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli, Ir. Abdullah Haruna, S.Pt, mengatakan Pemkab Tolitoli telah melakukan penanganan banjir yang terjadi di kota Tolitoli, Kecamatan Baolan dan Kecamatan Galang dan sekitarnya.

“Untuk saat ini kami menangani warga dulu. Dari kemarin siang hingga malam hari kami melakukan evakuasi warga terdampak banjir terutama anak-anak balita dan lansia, “ kata Abdullah Haruna, yang dihubungi, Senin (27/10/2025).

Pemkab Tolitoli kata Abdullah, melakukan assestmen penyebab banjir dan apa yang harus dilakukan. Terus melakukan upaya-upaya penanganan banjir, kira-kira apa yang harus dilakukan.

“Kami dari tim BPBD atas instruksi bapak Bupati untuk melakukan assessment apa yang menyebabkan tejadinya banjir. Apa yang harus dilakukan, bagaimana pemecahannya, jalan keluar untuk mengatasi banjir tersebut, “ ungkapnya.

Dijelaskan Abdullah, titik banjir terparah adalah di Kelurahan Tuweley, tepatnya di Sungai Tuweley, dan di RSUD Mokopido, disana di sungai Lempe yang sempat dikunjungi oleh Gubernur Sulawesi Tegah (Sulteng) pada pekan lalu.

“Sungai yang meluap adalah sungai Tuweley, sungai terbesar di Tolitoli. Sehingga penanganannya harus maksimal, “ pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sabtu (25/10/2025), sejak Jumat malam kota Tolitoli, tepatnya di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), kembali diguyur dan digenangi banjir. Hanya sehari hujan deras, membuat warga terisolasi dalam banjir yang sudah menjadi langganan setiap tahunnya.

Beberapa titik banjir, yang terpantau media ini, seperti di Jalan Mawar Kelurahan Panasakan kota Tolitoli, Jln. Lanoni, kompleks RK V, RSU Mokopido di Lembah, kawasan Kelurahan Tuweley, Jln. Magamu Kelurahan Kampung Baru disapu banjir setinggi lutut orang dewasa.

“Adoh torang kena banjir ini. So sampe pa torang pe lutut ini banjir ada maso di rumah. Balimas lagi torang ini, “ tutur Ulfa Akil, yang rumahnya berada tepat di belakang SMA Negeri 1 Tolitoli di Kelurahan Panasakan.

Fenomena banjir di Tolitoli setiap tahun menjelang bulan November dan Desember. Hanya beberapa jam hujan deras sudah dipastikan kota “Cengkeh” Tolitoli dikepung banjir.

Begitu juga di Kecamatan Galang, sungai Kalangkangan meluap dan menggenangi rumah-rumah warga sepanjang bantaran sungai, seperti di Desa Lantapan, Kalangkangan dan beberapa desa di Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli lainnya.

Jajaran Pangkalan TNI-Angkatan Laut (Lanal) Tolitoli, tampak membantu dan mengevakuasi serta mengamankan warga yang berada di Kelurahan Panasakan Tolitoli.

Dan, pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 16.00 Wita, hujan deras yang mengguyur mengakibatkan Sungai Lembe meluap dan drainase di sekitar Kelurahan Baru, Tuweley, dan Panasakan meluber, sehingga menyebabkan banjir yang berdampak pada pemukiman warga dan fasilitas umum.

Dr. Ir. H. Akris Fattah Yunus, MM selaku Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulteng mengatakan untuk wilayah terdampak banjir ini diantaranya Kelurahan Tuweley tepatnya di Jalan Anoa dengan ketinggian air mencapai atap rumah warga, Kelurahan Baru tepatnya di Jalan Magamu, Jalan Veteran, Jalan Sultan Hasanudin, dan Jalan Usman Binol.

Selain itu, banjir juga menggenangi Kelurahan Panasakan, untuk lokasi ini masih dalam pendataan petugas di lokasi.

“Untuk data pengungsi masih dalam pendataan, dan dilaporkan tidak ada korban jiwa,” kata Akris Fattah Yunus, Minggu (10/26/2025).

Akris Fattah Yunus menambahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tolitoli bersama Basarnas telah melakukan evakuasi terhadap korban banjir di wilayah Kelurahan Tuweley.

BPBD Kabupaten Tolitoli juga telah melakukan koordinasi dan assessment terkait dampak banjir.

“Kebutuhan mendesak saat ini harus dilakukan normalisasi sungai dan pelebaran drainase. Sedangkan situasi sekarang hujan masih terus mengguyur wilayah Tolitoli dan ketinggian air dilaporkan terus meningkat,” tutupnya.(mch)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Banjir bandang #Hujan deras sehari #Meluap sungai Tuweley #Melanda Tolitoli #Pemkab Tolitoli menangani banjir