RADAR PALU - Kepala Dinas (Kadis) PDinas Perpustakaan Touna Dorong Staerpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tojo Unauna (Touna), Mohamad Afandi, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu dan jangkauan layanan perpustakaan di seluruh wilayah kabupaten, termasuk hingga tingkat desa, kelurahan, dan fasilitas publik seperti puskesmas.
Afandi mengisahkan, sejak awal menjabat di perpustakaan Daerah dirinya langsung melakukan pembenahan internal dengan menggelar rapat staf guna menyusun langkah strategis pembinaan perpustakaan di daerah.
“Setelah saya lakukan rapat, besoknya saya langsung turunkan teman-teman di bidang perpustakaan, baik kepala bidang maupun pejabat fungsional, untuk melakukan pembinaan di desa dan kelurahan,” ucap Afandi, Jumat (17/10/2025).
Langkah tersebut, kata Afandi, bertujuan agar setiap perpustakaan desa memiliki standar nasional perpustakaan, minimal dengan seribu koleksi buku dan sarana-prasarana yang layak.
Menurutnya, dengan fasilitas yang baik di tingkat desa, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kabupaten hanya untuk mencari bahan bacaan.
Selain membina perpustakaan desa, Dinas Perpustakaan juga mendorong agar pemerintah desa mengalokasikan 0,5 persen dari APBDes untuk kegiatan literasi.
“Saya sudah sampaikan kepada para kepala desa agar memasukkan anggaran untuk pengadaan buku supaya perpustakaan desa bisa berkembang dan minimal memperoleh akreditasi dasar,"tuturnya.
Afandi juga menambahkan, upaya penguatan budaya baca tidak hanya menyasar desa dan kelurahan, tetapi juga tempat-tempat umum seperti pojok baca di puskesmas.
Keberadaan pojok baca di tempat-tempat umum ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang inklusif dan mudah diakses masyarakat.
“Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tapi ruang untuk menumbuhkan kebiasaan membaca di mana saja di desa, kelurahan, bahkan di puskesmas,"ungkapnya.
Dengan strategi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Touna berharap dapat mendorong peningkatan minat baca dan kualitas literasi masyarakat, sekaligus memperkuat indikator kemajuan desa menuju status desa mandiri dan berdaya saing,"harapnya.(nto)