RADAR PALU - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Morowali Utara (Morut) dorong digitalisasi pelayanan publik lewat aplikasi DIA SAJA untuk percepat layanan dan cegah korupsi di tingkat desa.
Upaya memperkuat transformasi digital pemerintahan tersebut dimulai dari pelatihan Sistem Informasi Digitalisasi Administrasi Kependudukan (SI DIA) Dukcapil 2.0. Kegiatan ini diikuti sekitar 350 perangkat desa se-Kabupaten Morowali Utara di Hotel Sutan Raja Palu, Rabu (8/10/2025).
Pelatihan tersebut memperkenalkan aplikasi DIA SAJA (Digitalisasi Informasi dan Administrasi - Satu Aplikasi Jangkau Semua), yang terintegrasi dengan layanan satu pintu Pemkab Morut.
Aplikasi ini menjadi bagian penting dari sistem pelayanan publik digital yang dikembangkan untuk mempercepat, mempermudah, dan mengefisienkan birokrasi pemerintahan.
Selain Kepala Diskominfo Herry Pinontoan, hadir pula sebagai pemateri Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Andi Parenrengi serta Kadis Dukcapil Benhart Tandi Tialen.
Dalam pemaparannya, Herry Pinontoan menjelaskan manfaat besar dari aplikasi DIA SAJA. Menurutnya, sistem ini mampu menyederhanakan proses pelayanan publik agar lebih cepat dan tepat sasaran.
"Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai jenis layanan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke dalam satu platform digital. Dengan begitu, masyarakat dapat mengakses hak-haknya secara mudah dan transparan," ujar Herry.
Herry memastikan, DIA SAJA dirancang untuk meminimalisir potensi korupsi di seluruh tingkatan pelayanan karena setiap data, antrian, dan laporan tercatat secara transparan dan hanya dapat diakses oleh pengguna terverifikasi.
"Tidak ada lagi akun palsu atau laporan tanpa identitas. Semua proses terekam dan dapat dipantau secara langsung, sementara data pelapor tetap terlindungi," tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa Diskominfo Morut akan melakukan sosialisasi masif aplikasi DIA SAJA hingga ke seluruh kecamatan agar masyarakat lebih memahami cara mengakses layanan pemerintah berbasis digital.
"Langkah ini sejalan dengan upaya Pemkab Morut untuk mewujudkan e-government yang transparan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik," sebut Herry. (ham)