RADAR PALU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah, Aristan mendorong instansi terkait agar memprioritaskan pembangunan jalan di desa-desa yang masih terisolir.
"Seperti di Kabupaten Sigi dan di Parigi Moutong," kata Aristan kepada Radar Palu, Selasa (30/9/2025) sore.
Ihwal sejumlah masyarakat Desa Sija, Parigi Moutong, yang terpaksa menandu warga yang sakit untuk mendapat perawatan medis di RSUD Raja Tombolotutu di Tinombo, politisi partai Nasdem ini menyebut bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid.
"Pak Wabup sampaikan bahwa sudah dianggarkan tahun ini, dan Insya Allah akan dikerjakan pada 2026," sebutnya.
Selain itu, Aristan juga akan berupaya berkoordinasi dengan Gubernur Anwar Hafid, agar program 1000 Kilometer (KM) tol desa juga dapat menyentuh Desa Sija di Kabupaten Parigi Moutong. "Tentu ini sebuah upaya kami menindaklanjuti aspirasi masyarakat," sebut Aristan.
Sebelumnya diberitakan, seorang warga bernama Yafet Rante Tombolotutu di Desa Sija, Kecamatan Sidoan Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah harus ditandu sejauh 4 kilometer ke Rumah Sakit Umik Daerah (RSUD) Raja Tombolotutu di Tinombo.
Akses jalan yang sulit ke Desa Sija membuat Yafet terpaksa ditandu guna mendapatkan perawatan medis.
Yafet ditandu menuju akses jalan mobil sehingga dapat dijemput oleh ambulans menuju RSUD Raja Tombolotutu di Tinombo.
"Sakit kasian ini. Inilah ambulansnya (tandu) Desa Sija. Kasian warga Sija ini pak. Warga bersatu memikul orang sakit," ujar warga dalam video yang diupload di Facebook oleh akun @Doglas Doglas, pada Senin (29/9/2025). (ril)
Editor : Syahril.