RADAR PALU - Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kinesik) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) kembali melaksanakan Penerimaan Mahasiswa Jurusan (PMJ) tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat (29/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025) ini dipusatkan di Taman Wisata Oloboju, Kabupaten Sigi.
Tahun ini, PMJ Kinesik mengusung tema “Bernalar, Berkarya, dan Berdampak”. Tema tersebut dipilih untuk mendorong mahasiswa baru agar tidak hanya sekadar menerima ilmu, tetapi juga mampu mengasah intelektualitas, menyalurkan kreativitas, serta menghadirkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Ketua Panitia, Asmul Maulana Azis, mengungkapkan jumlah peserta yang mengikuti PMJ mencapai 179 mahasiswa baru Ilmu Komunikasi angkatan 2025. Selain itu, kegiatan juga melibatkan lebih dari 60 panitia serta kehadiran alumni dan senior yang jumlahnya mencapai ratusan.
“PMJ tahun ini diikuti dengan antusias. Sebelum masuk kegiatan utama, mahasiswa baru telah melewati pra-PMJ dengan menghasilkan karya kelompok yang ditampilkan di sini,” jelasnya.
Menurut Asmul, karya-karya tersebut lahir dari sepuluh kelompok yang dibagi berdasarkan bidang minat.
“Tugasnya diarahkan ke enam BSO (Badan Semi Otonom) di Kinesik, yaitu sinematografi, fotografi, jurnalistik, public speaking, desain grafis, dan broadcasting. Dari situ muncul berbagai karya kreatif yang mereka tampilkan sebagai bentuk hasil nalar dan kerja sama,” tambahnya.
Sementara itu, Miftahul Fath selaku Ketua Umum Kinesik menekankan, bahwa PMJ bukan hanya sekadar seremoni penyambutan mahasiswa baru, melainkan ajang pembentukan karakter.
“Tema kami adalah Bernalar, Berkarya, dan Berdampak. Harapannya, kader-kader angkatan 2025 mampu berpikir kritis, berkarya dengan kreativitas, dan membawa dampak positif. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga masyarakat, bangsa, dan negara,” terangnya.
Miftah menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan PMJ tidak hanya diisi dengan materi pengenalan, tetapi juga muatan teori dasar ilmu komunikasi, praktik lapangan, serta literasi digital.
Sehingga mahasiswa baru tidak hanya menguasai teori, tapi juga siap menghadapi tantangan komunikasi modern.
"Mereka belajar bagaimana meliterasi diri, terutama dalam ruang digital, agar bisa menghasilkan karya yang berintelektual dan bermanfaat bagi khalayak luas,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi pengukuhan sebagai tradisi khas Kinesik. Baik panitia maupun pengurus berharap PMJ Kinesik 2025 dapat menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa baru untuk terus berproses dalam dunia akademik, berkarya dengan konsisten, serta berdampak nyata di masyarakat sesuai semangat tema besar yang diusung.(***)
Editor : Mugni Supardi