Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kemendikdasmen Akan Revitalisasi 20 Sekolah di Poso Pasca Gempa, Mengapresiasi Respon Cepat Pemerintah Pusat

Muksin Sirajuddin • Kamis, 28 Agustus 2025 | 12:08 WIB
BERKUNJUNG : Suasana audiensi Dinas Dikbud Poso dengan Kemendikdasmen RI.(FOTO : BUDIYANTO WIHARTO/RADAR PALU).
BERKUNJUNG : Suasana audiensi Dinas Dikbud Poso dengan Kemendikdasmen RI.(FOTO : BUDIYANTO WIHARTO/RADAR PALU).

RADAR PALU - Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI akan merevitalisasi sebanyak 20 sekolah di Poso, SUlawesi Tengah, yang terdampak gempa magnitudo 5,8 pada Minggu (27/08/2025) lalu.

Sebanyak 20 sekolah yang bakal direvitalisasi terdiri dari 15 Sekolah Dasar (SD) dan 5 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Revitalisasi tersebut telah dibahas dalam audiensi antara pihak Kemendikdasmen dengan Pemkab Poso di Jakarta, Selasa (26/08/2025).

Pertemuan di Jakarta merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan permohonan Bupati Poso kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan kerja di Poso beberapa waktu lalu.

Dalam audiensi di Kemendikdasmen, Pemkab Poso yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Dedriawan Talingkau memaparkan laporan kerusakan yang dialami 43 sekolah, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK.

Sejumlah bangunan di antaranya mengalami kerusakan berat sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Bahkan, empat sekolah masih terpaksa melaksanakan pembelajaran di luar kelas.

Merespon hal itu, tim Revitalisasi Satuan Pendidikan Kementerian bersama Tenaga Ahli Satuan Pendidikan Aman Bencana, Jamjam Muzaki, melakukan analisa teknis terhadap laporan dan dokumentasi yang disampaikan.

Pertemuan itu menghasilkan beberapa kesepakatan penting, di antaranya yaitu 15 SD akan segera mendapatkan intervensi melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada tahun anggaran berjalan, dengan fokus pada pembangunan baru dan rehabilitasi gedung.

Kemudian, sebanyak 5 SMP mendapat persetujuan masuk program bantuan revitalisasi tahun ini. Untuk sekolah yang masih melaksanakan pembelajaran darurat di luar kelas, Kementerian segera mengirimkan tenda pembelajaran. Siswa terdampak gempa juga akan memperoleh School Kit berupa perlengkapan sekolah, di mana data penerima akan segera dikirimkan ke Kementerian.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Poso, Dedriawan Talingkau, mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat. "Dengan adanya program revitalisasi ini, kami berharap proses belajar mengajar di sekolah-sekolah terdampak bisa segera pulih dan anak-anak kembali belajar dengan nyaman," bilangnya.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Presiden RI atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Poso," tambah Dedriawan.(bud)



Editor : Muchsin Siradjudin
#Pasca gempa #sulawesi tengah #Merevitalisasi #di Kabupaten Poso #Kemendikdasmen #20 Sekolah