RADAR PALU - Wakil Bupati (Wabup) Poso, Sulawesi Tengah, Soeharto Kandar, mengajak masyarakat di darahnya menjaga kelestarian situs megalitik yang berada di wilayah Lembah Bada Kecamatan Lore Selatan dan Lore Barat, Kabupaten Poso.
Sebagai potensi pariwisata daerah dan pengembangan ekonomi masyarakat, situs megalitik justru perlu dikembangkan sarana dan prasarananya.
Ajakan Wabup tersebut disampaikannya saat berkunjung ke Desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat, baru-baru ini.
Di lembah Bada terdapat banyak situs megalitik, salah satunya patung Palindo di desa Kolori kecamatan Lore Barat.
“Jaga dan lestarikanlah situs-situs megalitik sebagai warisan budaya leluhur,” katanya.
“Perkenalkan kekayaan situs megalitik yang menjadi warisan budaya ini ke masyarakat luar,” tambah Soeharto. penting di wilayah tersebut.
Menurut politisi senior Partai Golkar ini bahwa wajib bagi generasi sekarang untuk menjaga situs-situs megalitik agar bisa tetap lestari dan dapat menikmati generasi mendatang.
“Jika kita mampu menjaga dan melestarikannya maka pasti berdampak pada kesejahteraan masyarakat setempat. Karena sesungguhnya situs megalitik ini menyimpan potensi perekonomian yang besar,” ujar Soeharto.
Dijelaskannya, bahwa secara spesifik kabupaten Poso merupakan entitas daerah yang didiami berbagai macam etnik. Keberagaman etnik tersebut menjadikan Kabupaten Poso sarat dengan nilai budaya lokal yang luhur dan tak ternilai harganya.
“Dengan megalitik Tampo Bada telah membuka pintu wisatawan untuk menjelajahi kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Poso,” tandasnya.
Wabup juga mengingatkan pentingnya promosi untuk memperkenalkan potensi wisata budaya yang dimiliki daerahnya. Misalnya dengan cara mengadakan festival dan sejenisnya.
“Dengan dipromosikannya potensi megalit ini, kita bisa membuka peluang baru untuk sektor pariwisata, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” tutup Soeharto.(bud)
Editor : Muchsin Siradjudin