RADAR PALU – Seorang imam masjid di Morowali Utara Muhammad Jumali (37) yang dikenal sebagai hafidz Quran dan pengajar di tempat pengajian Al-Qur'an (TPA) masjid, ditusuk menggunakan senjata tajam saat sedang memimpin solat Subuh.
Peristiwa itu terjadi di Masjid Baiturrahman, Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah pada Senin (25/8/2025).
Akibat luka tusukan itu, Muhammad Jumali harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Dalam keterangannya sebelum dirujuk, Ustad Jumali sempat menceritakan kronologi kejadian.
Ia menuturkan bahwa sebelum adzan subuh dimulai, ia melihat seorang pria mengenakan sandal di teras masjid.
“Sebelum adzan subuh saya sudah datang ke Masjid Baiturrahman. Saya lihat orang ini pakai sandal mau masuk masjid, tidak dilepas di teras," jelasnya.
"Saya kasih tahu, Bang, sandalnya mohon dilepas di teras masjid. Habis itu saya langsung masuk untuk adzan. Saat solat, tiba-tiba saya ditusuk,” ungkapnya.
Usai kejadian, pelaku langsung diringkus oleh pihak kepolisian.
Hingga kini, aparat masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap motif sebenarnya di balik penikaman tersebut.
Peristiwa ini membuat jamaah dan warga sekitar terkejut sekaligus prihatin.
Sebab Ustad Jumali dikenal sebagai sosok yang ramah dan berdedikasi dalam mengajar Al-Qur’an di lingkungannya.
Pelaku diketahui inisial AL (23) warga Desa Balaang, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah yang saat ini tinggal di Desa Tompira. (ril)
Editor : Syahril.