RADAR PALU - Destinasi pariwisata sangat banyak di Sulawesi Tengah. Baik destinasi bahari maupun destinasi sungai daratan. Dikelola secara swadaya masyarakat, maupun yang dikelola oleh pemerintah daerah.
Salah satunya, dari Kabupaten Sigi, destinasi wisata sungai yang kini menjadi primadona. Seperti apa keindahannya? Berikut laporan wartawati kami, Angel Sumbara.
Suasana akhir pekan di Permandian Kolam Bionga Indah, Desa Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tampak ramai oleh pengunjung, Minggu (10/8/2025) pagi.
Baca Juga: Menjadikan Kopi Komoditi Unggulan Sulawesi Tengah, Punya Cerita, Rasa, dan Semangat
Airnya yang jernih dan menyegarkan membuat lokasi ini menjadi destinasi favorit warga setempat maupun wisatawan dari luar daerah.
Hanya berjarak sekitar lima menit berjalan kaki dari perkampungan, dan sekitar 35 menit berkendara dari pusat Kota Palu, kolam alami ini selalu menjadi pilihan warga untuk berlibur bersama keluarga.
Sejumlah kepala keluarga terlihat membawa anak-anak mereka untuk mandi, bermain air, atau sekadar berjalan-jalan menikmati suasana segar.
Untuk menikmati kolam, pengunjung hanya membayar retribusi parkir sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Biaya ini belum termasuk sewa pelampung berbahan ban dalam mobil, yang dibanderol Rp5.000 untuk ukuran kecil dan Rp10.000 untuk ukuran besar.
Kolam Bionga memiliki kedalaman sekitar dada orang dewasa atau kurang lebih satu meter. Berjarak kurang lebih 10 Km dari pusat ibu kota Kabupaten Sigi. Menawarkan banyak keindahan dan kuliner lokal. Pasti memanjakan lidah kamu yang akan mengunjungi tempat elok ini.
Meski gratis untuk berendam, pengunjung diminta menaati aturan yang ada, seperti tidak menggunakan sabun atau sampo di dalam kolam, tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga kebersihan, termasuk tidak membuang popok bayi sembarangan.
Bagi yang membawa anak kecil, pengelola mengingatkan agar selalu mengawasi mereka demi keamanan.
Permandian ini sebenarnya sudah ada sejak lama, namun baru direnovasi pada 2020 oleh pemerintah desa dengan membangun kolam besar dan menjadikannya objek wisata terbuka untuk umum.
Menariknya, kolam ini juga menyimpan cerita unik dari masyarakat setempat. Konon, mata air Bionga dipercaya memiliki khasiat menyembuhkan penyakit, salah satunya stroke.
Dikisahkan, seorang penderita stroke yang sempat kesulitan berjalan menjadi mampu melangkah perlahan setelah berendam di sini. Meski demikian, kepercayaan ini dikembalikan pada keyakinan masing-masing.
Selain untuk rekreasi, mata air Bionga juga dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari air minum, mencuci pakaian, hingga membersihkan kendaraan.
Di sekitar lokasi, pengunjung juga bisa menemukan berbagai jajanan seperti siomai, minuman dingin, hingga nasi kuning.
Lulu (21), pengunjung asal Desa Kalukubula, mengaku sudah sering datang sejak masih bersekolah.
“Selain dekat, airnya asli dari mata air. Kalau pagi, jernih sekali, dingin, dan segar,” ujarnya.
Firman, warga Kota Palu yang datang bersama dua anaknya, mengatakan Bionga sudah menjadi tujuan favorit keluarganya.
“Biasanya kami datang sore, tapi kali ini pagi-pagi biar anak-anak puas mandi,” tuturnya sambil tersenyum.(*)
Editor : Muchsin Siradjudin