RADAR PALU – Agenda keagamaan umat Hindu Sulawesi Tengah siap naik kelas. Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menyatakan dukungan penuh atas rencana pelaksanaan Utsawa Dharma Gita (UDG) tingkat provinsi pada 2026. Bahkan, ia mendorong agar event budaya spiritual ini dapat ditingkatkan menjadi agenda nasional pada 2027 dengan Sulteng sebagai tuan rumah.
Pernyataan ini disampaikan Anwar saat menerima audiensi Ketua LPDG Sulteng, Tjokorde Agung Djaja Semara, bersama jajaran, di ruang kerjanya, Selasa (29/7/2025). Audiensi turut dihadiri Kepala Kesbangpol Sulteng dan perwakilan Bimas Hindu Kemenag.
“UDG bukan hanya ajang lomba baca kitab suci, tetapi jembatan spiritual yang menyatukan dan menguatkan karakter kebangsaan,” ujar Gubernur.
Ia menekankan pentingnya integrasi nilai spiritual dengan nilai budaya dan ekonomi kreatif. Sebagai contoh, ia mengusulkan pengemasan UDG dengan nuansa atraktif, seperti “Semalam di Bali”—konsep budaya lokal yang pernah ia gagas—sehingga menjadikan kegiatan ini lebih meriah dan berdaya tarik wisata.
“Event keagamaan seperti ini bisa punya nilai ganda: menguatkan harmoni sosial sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” tambah Anwar.
Sulteng, kata Gubernur, juga tengah bersiap sebagai tuan rumah FORNAS IX tahun 2027. Maka, jika UDG juga bisa naik kelas menjadi agenda nasional, akan memberikan efek ganda pada percepatan pembangunan.
LPDG sendiri menyatakan kesiapan penuh melaksanakan UDG di 2026, dengan peserta dari 12 kabupaten dan 1 kota se-Sulteng. Mereka berharap dukungan pemerintah daerah dalam pendanaan, fasilitas, dan promosi.***
Editor : Muhammad Awaludin