Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Mahasiswa Bergerak, Gubernur Sulteng Hadapi Langsung Tuntutan Lapangan

Muhammad Awaludin • Rabu, 23 Juli 2025 | 20:37 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid berdiri di tengah kerumunan mahasiswa, menanggapi langsung aspirasi yang disuarakan dalam aksi unjuk rasa.
Gubernur Sulteng Anwar Hafid berdiri di tengah kerumunan mahasiswa, menanggapi langsung aspirasi yang disuarakan dalam aksi unjuk rasa.

RADAR PALU – Demokrasi tak hanya hidup di ruang pemilu, tapi juga di jalanan. Hal itu tergambar jelas saat ratusan mahasiswa dari Aliansi BEM Nusantara Sulawesi Tengah menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (23/7/2025).

Aliansi mahasiswa datang menyuarakan sejumlah tuntutan konkret: transparansi Program Berani Cerdas, percepatan infrastruktur desa, hingga penindakan tegas terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) yang kian merajalela.

Tanpa perantara, Gubernur Anwar Hafid keluar menemui langsung para pengunjuk rasa. Ia menyampaikan bahwa kritik mahasiswa adalah bagian penting dari proses pembangunan. 

“Saya hadir untuk mendengar dan menjawab. Ini bukan tentang siapa benar atau salah, tapi tentang kita membangun daerah bersama,” ujar Anwar di hadapan massa aksi.

Terkait Program Berani Cerdas, Anwar menjelaskan bahwa bantuan beasiswa Dana UKT telah diberikan kepada 872 mahasiswa secara bertahap, dari total 58.752 peserta terverifikasi.

“Prosesnya memang ketat agar tidak salah sasaran. Tapi ini program untuk rakyat, jadi pasti akan terus kami perbaiki,” jelasnya. 

Isu infrastruktur pun dibalas dengan pemaparan Program Berani Lancar, termasuk proyek pembukaan jalan di wilayah Balantak, Banggai. Sedangkan Program Berani Menyala, kata Anwar, berhasil mengurangi jumlah desa non-listrik dari 89 menjadi 86 desa.

Gubernur juga mengumumkan pembentukan Satgas Khusus untuk percepatan penanganan tambang ilegal. “Kami tidak tutup mata. Penegakan hukum tetap jadi prioritas,” katanya.

Di akhir pertemuan, Anwar mengajak mahasiswa tetap menjadi mitra kritis pemerintah. “Terus awasi kami. Pemerintah tanpa rakyat akan kehilangan arah,” pungkasnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
#gubernur sulteng #Tambang Ilegal #nawacita #unjuk rasa mahasiswa #beasiswa #Berani