Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Lomba Layang-Layang Warnai HUT ke-17 Kabupaten Sigi, Bupati: Budaya Harus Jadi Perekat Pembangunan Daerah

Muksin Sirajuddin • Senin, 14 Juli 2025 | 16:18 WIB
MAIN LAYANG-LAYANG : Bupati Sigi, Moh. Rizal Intjenae main laying-layang di opening lomba laying-layang.(FOTO : ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).
MAIN LAYANG-LAYANG : Bupati Sigi, Moh. Rizal Intjenae main laying-layang di opening lomba laying-layang.(FOTO : ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Pemerintah Daerah menggelar Lomba Layang-Layang yang berlangsung meriah di Lapangan Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Sabtu (12/07/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae.

Ratusan warga tampak memadati lapangan sejak pagi hari. Warna-warni layang-layang menghiasi langit Bora, membawa semangat kebersamaan dan kegembiraan di tengah masyarakat. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antarwarga dari berbagai kecamatan di Sigi.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Sigi bersama sejumlah anggota dewan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Desa Bora, tokoh masyarakat, serta para peserta lomba yang datang dari berbagai penjuru kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati Rizal menyampaikan bahwa lomba layang-layang bukan sekadar ajang perlombaan semata, melainkan juga simbol pelestarian budaya lokal yang harus dijaga bersama.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-17 ini sebagai momentum memperkuat rasa persatuan dan semangat gotong-royong.

“Lomba layang-layang ini adalah wujud dari semangat kebersamaan masyarakat Sigi. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai pemersatu dan pengingat bahwa pembangunan daerah harus dilandasi oleh semangat gotong-royong dan kecintaan terhadap budaya kita sendiri,” tutur Bupati.

Ketua DPRD Sigi juga memberikan apresiasi atas inisiatif pemerintah daerah menggelar kegiatan bernuansa budaya seperti ini. Ia menilai lomba layang-layang adalah bentuk nyata bagaimana kemajuan daerah tetap dapat selaras dengan upaya melestarikan tradisi lokal.

“Kita berharap kegiatan semacam ini terus dikembangkan, karena selain menyenangkan, ia juga menyatukan berbagai kalangan masyarakat dalam suasana yang positif dan produktif,” ungkap Ketua DPRD.

Lomba layang-layang ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-17 Kabupaten Sigi, yang tahun ini mengusung tema “Sigi Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing.” Selain lomba layang-layang, sejumlah kegiatan lainnya dijadwalkan berlangsung di berbagai titik, termasuk kegiatan olahraga tradisional dan pameran produk UMKM lokal.

Acara pembukaan ditutup dengan pelepasan simbolis layang-layang oleh Bupati Sigi, yang disambut antusias oleh peserta dan masyarakat. Tepuk tangan riuh terdengar ketika layang-layang pertama mengudara tinggi, menjadi tanda semangat baru dalam merayakan usia Kabupaten Sigi yang ke-17.(cr1)



Editor : Muchsin Siradjudin
#Lomba memeringati HUT #harus dijaga bersama #layang-layang #sulawesi tengah #simbol pelestarian budaya lokal #kabupaten sigi