RADAR PALU - Masyarakat Tolitoli, yang dikenal masih menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya terus mengemban amanah leluhurnya hingga kini.
Seperti yang dilakukan masyarakat di Desa Dadakitan Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), baru saja mengadakan acara adat Mogompoo.
Ritual adat ini dilaksanakan saat usai panen cengkeh, padi, jagung dan hasil perkebunan lainnya.
Prosesi ritualnya digelar setiap tahunnya. Dilaksanakan di rumah adat bernama Rumah Lilimpungan, di Desa Dadakitan.
Kegiatan yang mendapatkan perhatian masyarakat ini, dihadiri anggota Muspida atau Forkompimda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli.
Pada kesempatan itu, dihadiri Duta Wisata dan Duta Budaya Sulteng.
Kepada Radar Palu, Kepala Desa (Kades) Dadakitan, Nasrun Datu Amas, menjelaskan arti dari kata Mogompoo yaitu mempersatukan semua masyarakat Tolitoli.
“Arti Mogompoo mempersatukan masyarakat Tolitoli. Itu makna dari adat atau ritual Mogompoo. Dilaksanakan selama tiga malam berturut-turut. Ditandai dengan pagelaran seni budaya berupa tari tarian,jeppen, dan lelegesan, “ kata Kades Nasrun Datu Amas.(mch)
Editor : Muchsin Siradjudin