Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bupati Parimo Janji Tutup PETI Desa Kayuboko, Buntut Bencana Banjir dan Lumpur di Desa Air Panas

Muksin Sirajuddin • Rabu, 9 Juli 2025 | 19:24 WIB
BERI KETERANGAN PERS : Bupati Erwin Burase, bersama Ketua DPRD Alfred M. Tongiro, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (08/07/2025).(FOTO : ROY LASAKKA/RADAR PALU).
BERI KETERANGAN PERS : Bupati Erwin Burase, bersama Ketua DPRD Alfred M. Tongiro, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (08/07/2025).(FOTO : ROY LASAKKA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase, berjanji akan menutup aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Kayuboko buntut bencana banjir disertai lumpur bercampur pasir di Desa Air Panas, Kecamatan Parigi Barat.

Saat ini, kata dia, intensitas curah hujan tinggi masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parimo. Sehingga, desa-desa yang berada dekat dengan kawasan pertambangan rawan akan terkena dampak banjir.

Apalagi, letak Desa Air Panas yang hanya bersebelahan dengan lokasi PETI Desa Kayuboko sangat rentan dengan banjir yang disertai lumpur bercampur pasir.

Ia mengaku akan meninjau langsung lokasi bencana banjir di Desa Air Panas dan akan menyampaikan dengan tegas agar aktivitas PETI Desa Kayuboko dihentikan.

"Kami sudah berulang kali menyampaikan kepada para penambang agar menghentikan dulu aktivitasnya di lokasi PETI Desa Kayuboko. Apalagi sudah berdampak terhadap banjir," ujar Erwin kepada Radar Palu usai menghadiri penyerahan perpanjangan SK PPPK di Kantor Bupati Parimo, Selasa (08/07/2025).

Bahkan, belum lama ini Wakil Bupati (Wabup) Parimo, H. Abdul Sahid, sudah meninjau langsung lokasi PETI Desa Kayuboko dan menyampaikan imbauan kepada para penambang untuk menghentikan aktivitasnya.

Menurutnya, kondisi cuaca saat ini yang berpotensi menyebabkan banjir dapat menimbulkan kesadaran kepada masyarakat untuk menghentikan aktivitas pertambangan emas.

Ditanya terkait upaya perbaikan jembatan di sungai Desa Air Panas yang mengalami luapan air pada saat banjir akibat sedimen pasir bercampur lumpur sudah sama tinggi dengan badan jembatan, Erwin mengaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parimo akan tetap melakukan perbaikan.

"Insya Allah saya akan tinjau langsung kondisi pascabanjir di Desa Air Panas. Biar kita bisa tau apa yang harus dilakukan," ungkapnya.(cr5)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Bupati Parimo #Janji tutup PETI #sulawesi tengah #Desa Kayuboko