Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Warga Sebut Jalan Amblas di Watuawu Karena Faktor Alam. Meski Pekerjaan Tekni Warga Tidak Paham

Muksin Sirajuddin • Minggu, 6 Juli 2025 | 16:26 WIB
AMBLAS : Jalan amblas di Watuawu Lage.(FOTO : BUDIANTO WIHARTO/RADAR PALU)
AMBLAS : Jalan amblas di Watuawu Lage.(FOTO : BUDIANTO WIHARTO/RADAR PALU)


RADAR PALU - Penyebab amblasnya jalan Trans Sulawesi ruas Tagolu-Tentena di desa Watuawu, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, memunculkan dua asumsi berbeda dimasyarakat.

Ada yang menduga jalan amblas karena hasil pekerjaan proyek turap atau tanggul penahan tanah yang tidak sesuai spesifikasi teknis, tapi pihak yang lain berpendapat jalan amblas karena faktor tanah yang labil.

"Kalau teknis menyangkut hasil pekerjaan kami tidak paham. Yang kami tau kalau ditilik jalan amblas itu tanahnya memang labil. Tanah dibawahnya sudah berongga karena adanya gerusan air sungai," sebut Fandy, warga Lage, kemarin.

"Sebelumnya, tebing jalan disitu juga sudah beberapa kali longsor. Karna kalau hujan deras dan sungai Poso banjir, gerusan atau kikisan tanah disitu makin dalam. Kebetulan titik lokasi jalan amblas itu memang berada di kelokan aliran sungai Poso," ujar Anton, warga lain.

Menurutnya, akibat gerusan air sungai yang terus menerus menyebabkan rongga di bawah permukaan jalan. "Air sungai yang terus-menerus menggerus tanah di sekitar jalan, terutama di daerah yang memiliki tanah labil atau tidak memiliki penahan yang cukup seperti turap, dapat menyebabkan tanah amblas," jelas dia.

Diketahui, beberapa waktu sebelum jalan amblas, dilokasi tersebut baru selesai dibangun proyek turap atau penahan tanah yang bertujuan untuk mencegah erosi dan pergerakan tanah lebih lanjut yang disitu memang sering longsor.

Tapi kemudian bangunan turap retak-retak dan patah bersamaan dengan amblasnya jalan. Informasi yang diperoleh, pekerjaan turap tersebut bagian dari proyek preservasi jalan, ruas Tumora-Poso Kota-Tagolu-Tentena-Taripa tahun 2023.

Proyek milik BPJN Sulteng yang dikerja PT TMJ ini beranggaran Rp. 66 miliar lebih. Saat ini, pekerjaan turap yang patah parah berbarengan dengan amblasnya jalan itu tengah dalam penyidikan Kejari Poso.

"Penanganan kasus ini sudah masuk ke tahap penyidikan," kata Kasi Intel Kejari Poso, M. Reza Kurniawan, pada wartawan.

Terlepas dari beda asumsi penyebab amblasnya jalan Trans Sulawesi di Watuawu, masyarakat dan pemerintah kabupaten Poso berharap segera ada penanganan dari pihak terkait dalam hal ini BPJN Sulteng.

Tujuannya agar arus transportasi berjalan lancar tanpa ada lagi ketakuan para pengguna jalan akan terjadinya lakalantas dilokasi jalan amblas.

Wabup Poso, Soeharto Kandar pada Selasa (01/07/2025) lalu telah meninjau langsung lokasi jalan amblas sekaligus mencari solusi soal kemungkinan bisa dibukanya jalan alternatif untuk lancarnya arus transportasi lalulintas dari dan menuju ke kota Poso.(bud)

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Warga Sebut Jalan Amblas #Kabupaten Poso #Desa Watuawu Kecamatan Lage #sering longsor #sulawesi tengah #Karena faktor alam