Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dibuka Gubernur, Masyarakat Pandajaya Gelar Gebyar Muharam Ditandai Zikir Bersama dan Tablik Akbar

Muksin Sirajuddin • Senin, 30 Juni 2025 | 16:59 WIB
MUHARAM : Suasana Gebyar Muharam Pandajaya. (FOTO : BUDIYANTO WIHARTO/RADAR PALU)
MUHARAM : Suasana Gebyar Muharam Pandajaya. (FOTO : BUDIYANTO WIHARTO/RADAR PALU)

RADAR PALU - Warga masyarakat Desa Pandajaya, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah,  menggelar Gebyar Muharam 1447 Hijriah tahun 2025. Kegiatan keagamaan tersebut dibuka Gubernur Anwar Hafid yang diwakili Kaban Kesbangpol, Arfan MSi, Minggu (29/6).

Gebyar muharram 1447 Hijriah akan berlangsung hingga sepekan kedepan. Awal kegiatan gebyar Muharam ditandai dengan zikir bersama dan dilanjutkan dengan tablik akbar.

Gebyar Muharam yang dipusatkan di Gelora Lapangan Adam Malik desa Pandajaya ini tak hanya dihadiri warga desa setempat, tapi juga di ikuti oleh masyarakat muslim dari desa lain di wilayah kecamatan Pamona Selatan.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Anwar mengapresiasi pelaksanaan gebyar Muharam.

Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh masyarakat yang diharapkan mampu membangun generasi unggul yang berkarakter Islami, cerdas dalam ilmu pengetahuan, serta kokoh dalam akhlak, iman, dan integritas.

"Tema kegiatan ini yaitu 'Membangun Generasi Unggul Berkarakter Islami,'. Ini sangat relevan dengan tantangan yang kita hadapi dalam membentuk generasi masa depan. Generasi muda saat ini berada pada posisi yang sangat strategis untuk menentukan masa depan bangsa," sebutnya.

Tema tersebut, kata Gubernur, juga sejalan dengan sembilan visi dan misi 'Berani,' di antaranya berani sehat, berani cerdas, dan berkualitas. Dia menjelaskan bahwa program 'Berani Sehat' berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang lebih baik dan akses yang lebih luas terhadap fasilitas kesehatan.

"Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk menjaga tubuh sebagai amanah dari Allah. Kesehatan adalah salah satu bentuk ibadah yang harus kita jaga," jelas mantan Bupati Morowali dua periode ini.

Anwar bilang, program 'Berani Cerdas' bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah, guna menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat sesuai ajaran Islam.

Sementara itu, Wakil Bupati Poso, Soeharto Kandar, yang turut hadir dalam kegiatan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Pandajaya yang telah menyelenggarakan kegiatan bernuansa religius tersebut.

Ia ingin gebyar Muharam mampu menguatkan tali silaturahmi antar umat dan masyarakat, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di Kabupaten Poso.

"Kegiatan semacam ini dapat mengokohkan harmoni dan kerukunan umat, menjadikan Kabupaten Poso semakin tangguh dan maju," tukas Wabup.

Tabligh akbar gebyar Muharam menghadirkan penceramah dari Makassar, Ustad Fajar Jaganagara. Sang ustad mengulas tentang makna Tahun Baru Islam agar umat mampu berhijrah ke arah yang lebih baik, terutama dalam memperbaiki hubungan kepada Allah SWT dan terhadap sesama ciptaanNya.(bud)

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Desa Pandajaya #Kabupaten Poso #Kecamatan Pamona Selatan #sulawesi tengah #Gebyar Muharam 1447 Hijriah