RADAR PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat komitmen terhadap kedaulatan pangan. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan langsung dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, yang terpusat di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Kamis (5/6).
Wakil Gubernur Renny A. Lamadjido mewakili Gubernur Anwar Hafid dalam kegiatan tersebut. Panen digelar serentak dan diikuti oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara daring dari Kalimantan Barat.
Berdasarkan laporan Dinas Pertanian Donggala, panen ini mencakup program Perluasan Areal Tanam (PAT) seluas 54,3 hektar. Komoditas unggulan berupa jagung hibrida dinilai memiliki prospek tinggi untuk ekspor.
Data panen dari wilayah Polda Sulteng menunjukkan total luasan lahan jagung mencapai 188,85 hektar, dengan estimasi panen mencapai 563,3 ton. “Ini adalah hasil dari kolaborasi lintas sektor. Polri, pemerintah daerah, dan petani bekerja bersama,” ungkap Wagub Renny.
Presiden Prabowo dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah. Ia bahkan mengumumkan ekspor jagung 1.200 ton ke Malaysia, serta target ekspor 47.000 ton dari NTB dan Gorontalo.
“Kita ingin berdikari dalam pangan. Kalau swasembada tercapai, ekspor akan jadi bukti kedaulatan,” ujar Presiden.
Selain itu, Polri melalui perannya juga membantu petani dengan alat uji kesuburan, alat pengering, serta pembangunan gudang penyimpanan.***
Editor : Muhammad Awaludin