RADAR PALU - Gelak tawa siap mengguncang Kota Palu. Haha Hihi Fest 2026 dipastikan kembali digelar dengan skala lebih besar dan ambisi lebih tinggi.
Tak cuma soal komedi, festival ini juga jadi panggung budaya dan ekonomi kreatif lokal.
Komunitas Stand Up Indo Palu resmi mengumumkan pelaksanaan Haha Hihi Fest 2026 lewat konferensi pers di Kafe Kanan Kiri, Jalan Agus Salim, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga: Borneo FC Tak Boleh Terpeleset di Segiri
Project Leader Abii langsung membeberkan arah baru festival tahun ini. Tema “budaya” dipilih sebagai konsep utama.
“Bukan hanya hiburan, kita ingin mengangkat budaya lokal lewat komedi,” ujar Abii.
Secara visual, festival ini tampil lebih segar. Logo baru didominasi warna biru, kuning, hitam, dan putih—mewakili semangat ceria sekaligus tegas.
Panitia juga mengubah strategi promosi. Tahun ini, kampanye digital jadi andalan.
“Promosi lebih difokuskan ke media sosial supaya gaungnya lebih luas,” katanya.
Dari sisi skala, Haha Hihi Fest 2026 naik kelas. Event ini dijadwalkan berlangsung 18 Juli 2026 di Hotel Sriti Convention Hall, dengan konsep gabungan indoor dan outdoor.
Targetnya tak main-main: 2.000 penonton.
Angka itu melonjak dibanding tahun sebelumnya, menandakan optimisme panitia terhadap antusiasme warga Palu.
“Tiap tahun konsep selalu beda. Tahun ini kita buat lebih besar,” tegas Abii.
Tak hanya panggung utama, pengalaman penonton juga diperluas. Akan ada area merchandise di lobi, permainan bernuansa nostalgia, hingga mini stage.
Mini stage ini jadi ruang terbuka bagi siapa saja yang ingin tampil.
Baca Juga: Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur
“Pengunjung bisa unjuk bakat. Kita juga siapkan kemungkinan hadirkan band,” tambahnya.
Dampak ekonomi juga jadi perhatian. Panitia memastikan pelaku UMKM dan komunitas kreatif lokal dilibatkan.
Bukan sekadar jualan, tapi ikut tumbuh bersama festival.
“Kita ingin UMKM dapat ruang, budaya lokal juga ikut terangkat,” jelas Abii.
Soal keamanan dan kenyamanan, panitia tak mau ambil risiko. Mereka akan menggandeng kepolisian, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Lingkungan Hidup.
Tujuannya satu: acara berjalan tertib, aman, dan bersih.
Kabar baiknya, harga tiket tetap ramah di kantong. Tiket termurah masih di angka Rp35 ribu, bahkan berpeluang disubsidi.
“Fasilitas meningkat, tapi harga tetap terjangkau,” katanya.
Di sisi lain, panggung komika lokal juga diperluas.
Wakil Stand Up Indo Palu, Genta Yotolembah, menyebut tahun ini ada sekitar sembilan komika lokal yang akan tampil.
Baca Juga: Festival Teluk Tomini 2026 Resmi Dibuka, Panggung Budaya dan Penggerak Ekonomi Daerah
Jumlah itu naik dari lima komika pada edisi sebelumnya.
“Enam dari komunitas aktif, dua dari luar daerah seperti Parigi, Morowali, dan Gorontalo,” jelas Genta.
Satu slot tambahan akan diperebutkan lewat lomba stand-up comedy terbuka pada Mei 2026.
Pemenangnya tak hanya dapat hadiah uang tunai, tapi juga kesempatan emas tampil membuka komika nasional.
“Ini peluang besar bagi talenta baru,” tegasnya.
Sejumlah nama besar sudah dikunci. Diki Difi, Ali Akbar, dan Oki Rengga dipastikan tampil menghibur penonton.
Panitia juga membuka kemungkinan menghadirkan satu guest star tambahan.
“Kalau antusiasme tinggi, bisa ada kejutan,” ujar Genta.
Konferensi pers ditutup dengan doa bersama dan potong tumpeng—simbol harapan agar festival ini terus tumbuh.
Bagi warga Palu, Haha Hihi Fest bukan sekadar hiburan.
Ini jadi ruang tawa, ruang ekspresi, sekaligus peluang ekonomi yang nyata.***
Editor : Muhammad Awaludin