RADAR PALU - Film Dilan 1997 ITB menghadirkan wajah baru Dilan yang lebih dewasa. Ariel NOAH dipercaya memerankan karakter ikonik tersebut dengan pendekatan berbeda.
Sosok Dilan yang identik dengan remaja SMA penuh gombalan kini mengalami perubahan besar. Dalam Dilan 1997 ITB, karakter ini digambarkan telah beranjak dewasa dan menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.
Perubahan fase ini menjadi titik penting dalam cerita, sekaligus membedakan film terbaru ini dari seri sebelumnya.
Baca Juga: Salmafina Sunan vs Istri Taqy, Ribut Soal Alasan Cerai
Ariel NOAH Ambil Tantangan Baru
Ariel NOAH menjadi nama yang dipilih untuk menghidupkan Dilan versi dewasa. Keputusan ini langsung menarik perhatian publik, mengingat kuatnya karakter Dilan yang sebelumnya diperankan Iqbaal Ramadhan.
Ariel mengakui, memerankan karakter yang sudah melekat di benak penonton bukan perkara mudah. Ia harus menghadapi ekspektasi tinggi dari penggemar.
“Pas diceritain bahwa ini Dilannya udah dewasa dan berubah, di situ gue mulai agak lebih santai,” ungkap Ariel dalam perbincangan di kanal YouTube YBRap.
Proses Panjang Dalami Karakter
Untuk memerankan Dilan dalam Dilan 1997 ITB, Ariel tidak instan. Ia menjalani proses pendalaman karakter selama hampir satu tahun.
Pendalaman ini dilakukan agar transformasi Dilan terasa natural, bukan sekadar peralihan usia, tetapi juga perubahan sikap dan cara berpikir.
Menurut Ariel, tantangan terberat justru ada pada disiplin teknis akting, termasuk menghafal naskah dan mengikuti arahan sutradara secara detail.
Hadirkan Sisi Lain Dilan
Film Dilan 1997 ITB menjanjikan cerita yang lebih matang. Penonton akan melihat bagaimana kehidupan Dilan setelah masa SMA, termasuk perjalanannya di kampus ITB.
Karakter yang dulu dikenal santai dan romantis kini berkembang dengan konflik dan tanggung jawab yang lebih kompleks.
Jadwal Tayang di Bioskop
Film Dilan 1997 ITB dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada 30 April 2026. Kehadiran Ariel NOAH menjadi salah satu daya tarik utama yang dinanti publik.
Perubahan besar dalam Dilan 1997 ITB membuka babak baru kisah Dilan yang lebih realistis dan dekat dengan fase kehidupan dewasa.***
Editor : Muhammad Awaludin