RADAR PALU - Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) akan segera bergulir.
Rencananya Musda yang ke -11 yang berlangsung 24-25 Agustus 2025 di Sriti Convention Hall ini akan dihadiri langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Bendahara Partai Golkar Sulteng sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) Musda ke-11 Imelda Liliana Muhidin Said mengatakan, mereka akan lebih dulu melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) pada 22 Agustus malam di Swiss-Belhotel Palu.
"Persiapannya sudah matang. Di arena Musda nanti ada kampung Golkar, dimana nanti akan ada beberapa UMKM dari binaan Partai Golkar, sekitar puluhan UMKM," ungkap Imelda.
Pada 23 Agustus 2025, Ketua Umum Bahlil Lahadalia direncanakan tiba bersama rombongan. Kemudian akan dilanjutkan di malam harinya dengan ramah tamah bersama kader dan tokoh partai. Sedangkan untuk acara puncak Musda pada 24 Agustus 2025.
"Peserta Musda diperkirakan mencapai 2.250 orang," singkat Wakil Wali Kota Palu ini.
Sekretaris DPD Golkar Sulteng Amran Bakir Na’i mengungkapkan untuk tema Musda Partai Golkar Provinsi Sulteng yang ke-11 secara nasional yakni Golkar Solid untuk Indonesia Maju, sedangkan jika tema lokal Golkar Menang, Rakyat Sulteng Sejahtera.
Masih kata Amran Bakir, Musda kali ini, selain dihadiri Ketua Umum Bahlil Lahadalia juga rencananya akan dihadiri Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji, Bendahara Umum Sari Yuliati dan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi, Muhidin M Said. Ketiganya sudah mengkonfirmasi kepastian untuk hadir.
"Kita juga insyaallah hadirkan tokoh-tokoh nasional, di DPP sekarang kan ada beberapa Menteri tapi dengan berbagai kesibukan nanti kita konfirmasi kembali," sebutnya.
Menurut Amran Bakir tokoh nasional itu diantaranya Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Wilayah Indonesia Timur sekaligus Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, Menteri Kependudukan dan KB Dr. H. Wihaji, Menteri Koperasi dan UMKM Maman Abdulrahman, serta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
"Itu gambarannya, di samping ada pengurus lainnya," singkatnya.
Wakil Ketua Panitia Farid Djavar Nasar menambahkan, pada prinsipnya untuk mekanisme terkait pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tengah periode 2025-2030, tentunya tiga hari sebelum penyelenggaraan Musda akan disebarkan pengumuman kepada semua kader partai untuk membuka ruang pendaftaran calon ketua dengan syarat-syarat yang diatur di dalam AD/ART maupun Juklak partai.
"Siapa yang akan maju akan diumumkan saat Musda nanti, kami belum punya data sampai saat ini, jadi bukan kami tutupi. Pastinya calon-calon yang sudah diverifikasi berdasarkan persyaratan yang kami umumkan kepada kader," tutupnya.(**)
Editor : Mugni Supardi