Munafri mengatakan, kecintaan masyarakat terhadap Anwar-Reny didasari karena pemahaman mendalam duet BERANI terhadap kondisi rakyat. Pengalaman panjang selama 32 tahun melayani publik menjadi daya tarik tersendiri bagi rakyat untuk memperkuat kubu BERANI.
“Pak Anwar dan Ibu Reny juga kaya akan pengalaman dan rekam jejak. Membuat beliau berdua ini sangat dicintai rakyat,” kata Munafri, Rabu (9/10/2024).
Sebagaimana diketahui, Anwar Hafid memulai karir pengabdiannya sebagai Kepala Desa di Rantebala pada tahun 1992. Selama tujuh tahun, ia mampu membuktikan kinerjanya gemilang, yang kemudian membuka peluang jabatan ke tingkat lebih tinggi. Pada tahun 2000, Anwar diangkat sebagai Camat Towuti, selanjutnya menjabat sebagai Camat Nuha pada tahun 2003.
Karir Anwar Hafid semakin bersinar ketika ia dipercaya menjadi Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur pada tahun 2005. Dengan kepemimpinan yang kuat dan visi yang progresif, ia terpilih sebagai Bupati Morowali selama dua periode, dari Desember 2007 hingga 2018.
Tidak berhenti di situ, dedikasinya terhadap masyarakat terus berlanjut ketika pada tahun 2019, Anwar Hafid terpilih sebagai Anggota DPR RI, mewakili Sulawesi Tengah untuk periode 2019-2024. Melalui rekam jejak ini, Munafri melihat Anwar Hafid banyak membawa perubahan pada kehidupan rakyat.
“Kita tau beliau ini banyak membawa perubahan, kesejahteraan rakyat ketika di Morowali dulu,” tegas Munafri
Dengan bergabungnya Relawan Jokowi, kekuatan dukungan untuk Anwar-Reny semakin solid. Mereka bertekad untuk bergerak bersama menggalang dukungan masyarakat demi mewujudkan visi pembangunan yang berpihak pada rakyat Sulawesi Tengah.
Usai resmi bergabung dengan Relawan Berani Gaspoll, Munafri bersama relawan Jokowi diseluruh Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terjun langsung ke rumah-rumah warga guna mensosialisasikan pasangan Anwar Hafid dan calon Wakil Gubernur Reny Lamadjido. Mereka akan memperkenalkan program-program yang berpihak pada rakyat, dengan keyakinan bahwa masyarakat akan melihat Anwar-Reny sebagai pilihan yang tepat untuk memimpin Sulawesi Tengah di masa depan.(*) Editor : Rony Sandhi