RADAR PALU - STIFA Pelita Mas Palu membekali sekaligus melepas 91 mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan XXV Tahun 2026, Selasa (29/9/2026), untuk mengabdi di masyarakat, dengan 78 mahasiswa di antaranya ditempatkan pada tujuh kecamatan di Kabupaten Morowali.
Kegiatan pembekalan tersebut menjadi bagian dari persiapan mahasiswa sebelum diterjunkan ke masyarakat untuk menjalankan program pengabdian di bidang kesehatan.
Sebanyak 78 mahasiswa nantinya akan ditempatkan di Kecamatan Petasia, Mori Utara, Lembo, Petasia Barat, Petasia Timur, Lembo Raya, dan Mori Atas. Sementara 13 mahasiswa lainnya akan menjalankan KKN di Kota Palu.
Baca Juga: Remaja 16 Tahun Dievakuasi dari Tower PLN, Diduga Alami Depresi
Ketua Panitia, apt. Matra Novalia Palipadang, M.Si., mengatakan sebanyak 78 mahasiswa akan ditempatkan di tujuh kecamatan di Kabupaten Morowali, sedangkan 13 mahasiswa lainnya melaksanakan KKN di Kota Palu.
“Mahasiswa akan melaksanakan KKN selama 40 hari,” ujar apt. Matra Novalia.
Di Kabupaten Morowali, mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Petasia sebanyak 12 orang, Mori Utara 12 orang, Lembo 12 orang, Petasia Barat 12 orang, Petasia Timur 10 orang, Lembo Raya 10 orang, dan Mori Atas 10 orang.
Baca Juga: 10 Koperasi Desa Merah Putih di Sulteng Siap Beroperasi
Sebelum turun ke lapangan, mahasiswa juga mendapatkan sejumlah materi yang berkaitan dengan persoalan kesehatan dan kehidupan sosial masyarakat.
Seperti materi stunting disampaikan apt. Muh. Thamrin Tahir, S.Si., M.FarmKlin dari RSUD Undata Palu. Sementara materi NAPZA dan HIV/AIDS diberikan Machsur Tunggal, S.K.M. dari BNN Provinsi Sulawesi Tengah.
Selanjutnya, apt. Magfirah, S.Farm., M.Si., yang merupakan dosen STIFA Pelita Mas Palu, memberikan materi mengenai Pengenalan dan Pencegahan Kekerasan pada Perguruan Tinggi (PPKPT).
Baca Juga: Pemkab Touna Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Pekerja Rentan
Materi program kerja kemasyarakatan dan obat tradisional disampaikan Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof. Dr. apt. Joni Tandi, M.Kes., yang sekaligus melepas mahasiswa KKN.
Prof. Joni Tandi mengatakan, kegiatan KKN diarahkan untuk mendorong mahasiswa berkontribusi langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Mahasiswa diharapkan dapat mengabdi secara maksimal kepada masyarakat, terutama dalam memberikan edukasi tentang obat-obatan dan pola hidup sehat,” kata Prof. Joni Tandi.
Menurut dia, mahasiswa juga memiliki peran dalam memberikan informasi mengenai penggunaan obat yang baik, benar, dan tepat kepada masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Touna Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Pekerja Rentan
Selain edukasi penggunaan obat, mahasiswa didorong mengenalkan pemanfaatan bahan-bahan alami yang dapat mendukung kesehatan masyarakat.
“Termasuk pembudidayaan tanaman obat keluarga atau TOGA dan pemanfaatan bahan-bahan alami,” ujar Prof. Joni Tandi.
Prof. Joni Tandi menyebut peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi fokus utama kegiatan KKN tahun ini. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan sekaligus berkontribusi dalam menekan angka kesakitan.
Baca Juga: Tinggalkan NasDem ke PSI, Anugrah Pratama Ungkap Alasan Pindah Partai Politik
Pemilihan lokasi KKN di Morowali juga dilakukan secara bergiliran. Menurut Prof. Joni Tandi, pola tersebut diterapkan agar manfaat pengabdian mahasiswa dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah.
“Kami rutin mengganti-ganti kabupaten supaya semua kabupaten bisa merasakan dan mendapatkan manfaat dari kegiatan ini secara bergiliran,” katanya.
Dalam pelaksanaan KKN, pihak kampus juga berharap adanya dukungan pemerintah desa serta fasilitas kesehatan setempat. Koordinasi dengan pemerintah desa dan puskesmas dinilai penting agar program mahasiswa dapat berjalan maksimal dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Pemkot Palu Perkuat Literasi Keuangan Lewat Sekolah Pasar Modal Advance
“Kami memohon bantuan kepada pemerintah desa agar dapat mendukung mahasiswa sehingga mereka bisa bekerja semaksimal mungkin,” tuturnya.
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan STIFA Pelita Mas Palu Angkatan XXV Tahun 2026 dijadwalkan menjalankan pengabdian mulai 3 Oktober hingga 13 November 2026 di lokasi masing-masing.***
Editor : Mugni Supardi