Guru Kimia SMA Palu Tingkatkan Keterampilan Digital melalui Mentoring HyperDocs

Mugni Supardi • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:59 WIB
Pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemanfaatan HyperDocs dari Perspektif Pembelajaran Transformatif: Mentoring Pembuatan Student Worksheet Interaktif bagi Guru Kimia SMA Palu”.
Pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemanfaatan HyperDocs dari Perspektif Pembelajaran Transformatif: Mentoring Pembuatan Student Worksheet Interaktif bagi Guru Kimia SMA Palu”.

RADARPALU - Upaya meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran kimia terus dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemanfaatan HyperDocs dari Perspektif Pembelajaran Transformatif: Mentoring Pembuatan Student Worksheet Interaktif bagi Guru Kimia SMA Palu”.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh 3 orang dosen Program Studi Pendidikan Kimia bersama 2 orang mahasiswa, dengan melibatkan guru-guru kimia yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kota Palu.

Program tersebut dirancang dalam bentuk pelatihan dan pendampingan untuk membantu guru mengembangkan student worksheet interaktif berbasis HyperDocs yang dapat digunakan dalam pembelajaran kimia. 

Baca Juga: Perkuat Sistem Kesiapsiagaan, Astra Agro Aktif dalam Apel Tanggap Darurat Karhutla

Kegiatan ini merupakan kali kedua didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, pada tahun 2026.

Pelaksanaannya yang dimulai pada Juli–Agustus ini, nantinya guru tidak hanya diperkenalkan pada konsep dan pemanfaatan HyperDocs, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam merancang student worksheet yang mengintegrasikan berbagai sumber serta aktivitas pembelajaran digital. 

Guru-guru juga diarahkan untuk mempraktikkan penggunaan secara langsung kepada siswa. Pendekatan tersebut diarahkan agar guru mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Baca Juga: Kendala Lahan Hambat Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kota Palu

Perspektif pembelajaran transformatif menjadi salah satu landasan utama dalam kegiatan ini. Guru didorong untuk tidak sekadar menggunakan teknologi sebagai media penyampaian materi, tetapi juga merefleksikan praktik pembelajaran yang selama ini dilakukan, membuka perspektif baru, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang memungkinkan peserta didik lebih aktif dalam membangun pengetahuan.

Tahapan pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari pengenalan konsep HyperDocs, penyusunan rancangan student worksheet, pengintegrasian berbagai sumber belajar digital, hingga penyempurnaan produk yang dihasilkan oleh guru.

Pendampingan juga memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi, mencoba, merefleksikan pengalaman, serta memperoleh umpan balik atas produk yang dikembangkan. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif bagi guru peserta, terutama pada aspek keterampilan dan manajemen pembelajaran digital.

Baca Juga: Lingkungan Kerja Bersih, Bank Sulteng Sabet Juara II Antarperbankan

Dalam pelatihan, guru menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengembangkan student worksheet interaktif serta mengelola dan merencanakan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital secara lebih sistematis. 

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan yang disertai pendampingan secara langsung, dapat membantu guru bergerak dari sekadar mengenal teknologi menuju kemampuan mengintegrasikan teknologi secara mandiri dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran kimia. 

Pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemanfaatan HyperDocs dari Perspektif Pembelajaran Transformatif: Mentoring Pembuatan Student Worksheet Interaktif bagi Guru Kimia SMA Palu”.
Pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemanfaatan HyperDocs dari Perspektif Pembelajaran Transformatif: Mentoring Pembuatan Student Worksheet Interaktif bagi Guru Kimia SMA Palu”.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya pengembangan profesional guru secara berkelanjutan. Melalui keterlibatan MGMP Kimia Kota Palu, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak berhenti pada peserta pelatihan, tetapi dapat terus dibagikan dan dikembangkan dalam komunitas guru. 

Dengan adanya program ini, HyperDocs diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendukung pembelajaran kimia yang lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik.

Baca Juga: Terpusat di Jalan SIS Al Jufri, Pedagang Pernak-pernik Maulid Mulai Ramai

Sementara itu, pendekatan pembelajaran transformatif memberikan kerangka bagi guru untuk terus melakukan refleksi dan perubahan pada praktik pembelajaran sesuai dengan perkembangan kebutuhan pendidikan di era digital.

Ke depan, kegiatan pendampingan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan memperluas pemanfaatan student worksheet digital pada berbagai materi kimia, serta mendorong guru untuk menghasilkan inovasi pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan berkelanjutan.***

Editor : Mugni Supardi
guru kimia MGMP Kimia Kota Palu HyperDocs student worksheet interaktif pendidikan